Kasek SMAN 2 Rahong Utara Beokina: Saya Fokus Menghadapi Persoalan Hukum di Polres Manggarai

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Kepala Sekolah SMAN 2 Rahong Utara Beokina Tion Aloysius, S.Pd angkat bicara terkait surat laporan 9 orang guru ke Gubernur NTT yang pada 25 Agustus 2020 yang lalu.

Kepada Media SorotNTT.Com, Senin 21 Desember 2020, Kasek Aloysius menjelaskan bahwa saat ini yang bersangkutan sedang berkosentrasi menghadapi persoalan hukum di Polres Manggarai.

Saya sudah 4 kali diperiksa Unit Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) Polres Manggarai untuk dimintai keterangan dan pengambilan data.

Semua keterangan dan data yang diminta oleh pihak Tipikor Polres Manggarai sudah saya berikan, sekarang tinggal bendahara yang belum diambil keteranganya.

Saya meyakini bahwa pemeriksaan saya ini masih erat kaitanya dengan adanya laporan dari 9 orang guru tersebut.

Ini sangat jelas karena ada seorang guru yang telah mengakui kepada saya dan telah menanda tangani surat pernyataan akan laporan tersebut, ketika saya memberi pembinaan.

Aloysius juga menyampaikan, bahwa dia dengan tegas membantah semua laporan yang di buat oleh 9 orang guru tersebut, karena saya bekerja sesuai aturan yang berlaku, dan saya bisa bertanggung jawab terkait semua tuduhan tersebut dan hal ini sudah saya sampaikan kepada pihak Tipikor Polres Manggarai.

Ketika media ini menanyakan alasan penonaktifan kepada salah satu guru komite atas nama Titus Mbeluk, A.Md, Kasek Aloysius mengatakan bahwa itu ranahnya Komite Sekolah SMAN 2 Rahong Utara Beokina.

Untuk alasan kenapa saudara Titus itu dipecat silahkan pihak media menghubungi Ketua Komite SMAN 2 Rahong Utara Beokina, tutur Aloysius.

Media ini berusaha menghubungi pihak Ketua Komite SMAN 2 Rahong Utara Beokina melalui telepon seluler, namun belum ada tanggapanya.