Kasek SMK Mutiara Bangsa Mengeluarkan Anak Dari Sekolah di Tengah Pandemi Covid-19

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com- Seorang siswa, Alfonsus Adriano Soja asal Weleng, Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, dikeluarkan dari dari SMK Mutiara Bangsa Reok oleh Kepala Sekolah(Kasek) pada masa Pandemi Covid-19.

Remigius Levi orang tua siswa kepada Media SorotNTT.Com , 18 Januari 2020 menyampaikan rasa kecewa yang mendalam, serta perasaan gelisah atas nasib anaknya yang belum mendapatkan sekolah saat ini.

“Anak saya dikeluarkan dengan alasan dia jarang masuk sekolah, sementara kami sebagai orang tua bingung dengan kondisi Covid-19 saat ini”, jelas Remi.

Disatu sisi pemerintah melarang untuk diterapkanya sekolah tatap muka saat ini, karena takut berkembangnya penularan Covid-19, disisi lain anak kami dituntut untuk terus hadir disekolah.

Saya beberapa kali menghadap kepala sekolah SMK Mutiara Bangsa Reok, kami telah menyampaikan alasan dan permohonan, tetapi Kepala Sekolahnya tetap keras pada pendirian.

Alasan lain yang disampaikan oleh pihak sekolah karena anak kami minum tuak dipasar, bagi saya sekolah tugas sekolah dan kami orang tua untuk memberi pembinaan.

Saya sangat kecewa dengan keputusan Kepala Sekolah ini, apalagi disaat masa Pandemi Covid-19 sekarang ini.

Seharusnya kami sebagai orang tua dipanggil apabila kelakuan anak kami Oncik tidak sesuai aturan sekolah, sehingga kami bisa mengetahui masalahnya. Jujur saya sangat kecewa.

Kami saat ini bingung untuk mencari sekolah, sementara banyak sekolah yang di liburkan akibat Covid-19.

Untuk diketahui Saat ini Siswa yang biasa di panggil Oncik tersebut belum mendapatkan sekolah untuk ia kembali melanjutkan pendidikanya akibat dikeluarkan dari sekolah SMK Mutiara Bangsa Reok, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Pihak sekolah telah mengeluarkan Oncik ini sejak tanggal 17 Desember 2020, melalui surat Keterangan Pindah dengan Nomor: 822/SMK-MBR/15/X/2020, dan ditanda tangani Kepala Sekolah SMK Mutiara Bangsa Reok, Bediardus Aguino, S.Si

Surat tersebut menyatakan:

1.Yang bersangkutan benar sebagai siswa di SMK Mutiara Bangsa Reok, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Kelas Xl(sebelas), jurusan TBSM(Teknik dan bisnis sepeda motor) semester 1(ganjil) tahun pelajaran 2020/2021.

2. Menyatakan kesediaanya untuk tidak diterima kembali pada sekolah asal setelah pindah.

Kepala Sekolah SMK Mutiara Bangsa Reok Berdiardus Aguino, S.Si ketika dimintai pendapatnya, bertempat di SMK Mutiara Bangsa Rabu 20 Januari 2020 Kepada media ini menyampaikan bahwa alangkah baiknya persoalan ini jangan dibesarkan.

Langkah yang diambil oleh pihak sekolah merupakan langkah terbaik, dan dapat menyelamatkan nasib dari Oncik ini.

Pelanggaran yang dibuat oleh Oncik sudah sangat banyak, jelas Kasek Aguino ini dengan penuh keyakinan.

Dia malas kesekolah dan sering minum dipasar, berkali-kali saya telah memanggilnya, tetapi ia tetap melakukanya, jelas Kasek Aguino pula.

Semoga ditempat yang baru Oncik akan menjadi anak yang baik dan berubah, dan saya berharap ia terus sekolah.