festival-literasi-nagekeo

Keka Literasi Nagekeo Menjadi Pusat Informasi Pertanian

Daerah Flores

Nagekeo, SorotNTT.com – Nagekeo menjadi kabupaten pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur ,yang secara perdana menggelar event besar Festival Literasi, yang akan berlangsung di dua tempat yakni Lapangan Berdikari Kota Mbay dan Keka (pondok) literasi di Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Pengerjaan keka literasi dalam rangka persiapan Festival Literasi Nagekeo, yang akan dilaksanakan pada 28-30 September 2019. Sedangkan terkait persiapannya sudah mendekati delapan puluh persen secara fisik.

Keka Literasi yang terletak di Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, sudah menampilkan keindahan yang bernuansa budaya melalui tampilan beberapa lopo (rumah payung) beratap alang-alang ,dan pondok besar yang nantinya akan diisikan berbagai macam buku-buku pertanian dan peternakan, sebagai pusat informasi dan sumber referensi para petani di irigasi hamparan persawahan Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Koordinator lapangan, Matias Ebu yang ditemui SorotNTTcom pada, Selasa (24/9/2019), mengatakan persiapan Festival Literasi, sudah mencapai delapan puluh persen dan akan dipastikan selesai sebelum menjelang hari puncak kegiatan.

“Sebagai kordinator lapangan saya pastikan pengerjaan keka literasi dan pemasangan atribut akan selesai dalam waktu dekat, setelah selesai pengerjaan pada hari Sabtu, akan dilanjutkan ritual adat (ka Sa’o), yang akan dilakukan oleh pemangku adat Suku Lape, sebagai tuan rumah atau pemangku adat di wilayah tersebut,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dari pintu masuk menuju keka literasi akan dipasang obor-obor yang terbuat dari buah kelapa utuh  dengan berbahan bakar minyak kelapa asli, yang menurutnya akan bertahan hingga pagi, selain itu tempat tersebut akan disimpan berbagai macam buku-buku pertanian dan dilengkapi sarana Wi-fi yang dikelola salah satu operator untuk mendownload jurnal-jurnal ketikan dibutuhkan pengunjung.

Salah satu tokoh masyarakat asal Kelurahan Lape, Yosep Imran, kepada SorotNTTcom mengucapkan apresiasi kepada Pemda Nagekeo yang sudah menggelar Festival Literasi di Nagekeo, yang akan dihadiri 22 kepala Daerah di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia berharap dengan disematkan Kabupaten Nagekeo sebagai Kabupaten Litersasi dapat menarik minat baca bagi generasi muda Nagekeo, karena menurutnya, buku adalah jendela dunia yang dapat mempengaruhi perubahan sumber daya manusia rakyat Nagekeo dan Nusa Tenggara Timur pada umumnya.

Laporan : Yanto