Kekurangan Air Minum Bersih Warga Pomarepu Matim Mendesak BWST II Segera Perbaik Jarum Panel Sumur Bor

Daerah

Borong,SorotNTT.Com-Masyarakat Kampung Pomarepu- Sere Kelurahan Tana Rata Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur  Kesulitan Air Minum Bersih  Akibat rusaknya jarum panel pada mesin pompa sumur bor yang menjadi sumber air bersih di ke dua kampung tersebut.

Kerusakan Jarum Panel pada mesin pompa tersebut sudah menghampiri 3 bulan terakir 

” Mesin generatornya masih bunyi, Namun ketika dioperasikan ke tahap berikutnya, jarum panel tidak bergerak sehingga air tidak terhisap dari dalam sumur bor   dengan kedalaman 82 meter ini,” Kata  Petrus Ketua Kelompok Sumur bor kepada media ini Kamis, 24/09/2020 di kediamannya 

Petrus juga menjelaskan Kerusakan  panel dalam mesin pompa  itu sudah menghampiri tiga bulan . Untuk mengatasi persoalan Tersebut  ia bersama pengurus sudah melayangkan surat ke Kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara ll pada tanggal 24 juli 2020. Namun, sampai saat belum ada  jawaban 

“Surat kami hingga saat ini belum ditindaklanjuti atau dijawab oleh Balai Wilayah sungai Nusa Tenggara (BWST)II ,” Ujar Petrus
Lanjutnya , Akibat dari kerusakan Jarum panel pada Mesin Bor Tersebut Ia mengaku dari segi ekonomis masyarakat pengguna air sumur bor sangat mengalami kerugian apabila kerusakan ini tidak segera diatasi oleh petugas  Balai Wilayah Sungai Nusa Tengara ll

” Sebelumnya masyarakat pengguna air sumur bor hanya mengeluarkan uang sebesar Rp.25.000 per bulan untuk biaya solar.Namun kondisi sekarang ini terpaksa kami beli air tengki dan pengeluarannya mencapai Rp.300.000 per bulan,” Ujar Petrus

Untuk itu  Petrus berharap  Pihak Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II untuk segera menindaklanjuti surat dimaksud, mengingat masyarakat sangat membutuhkan air bersih.

” Air adalah kebutuhan pokok, oleh karenanya saya selaku ketua kelompok minta kepada pihak Balai untuk segera menanggulangi persoalan ini,” Harap Petrus

Sementara itu, ketika dihubungi melalui Via WhatsAPP  pada Kamis (24/09/2020) salah satu staf yang bekerja di Kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II yang diketahui bernama Heni mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan kapan diperbaiki kerusakan  jarum pat sumur bor tersebut, Untuk sementara kita tunggu alat dari surabaya ya dik,Kata Heni.