Kemenparekraf RI Memperbaiki Museum di Liang Bua

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melakukan perbaikan menyeluruh pada bangunan Museum di tempat pariwisata Liang Bua, Desa Liang Bua, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT).

Perhatian yang lakukan oleh Kemenparegraf ini bertujuan untuk mempercantik wajah Museum obyek wisata kelas dunia ini dengan memberi penyediaan sarana prasarana dan fasilitas berupa perbaikan bangunan museum Manusia Flores (Homo Florensis) tersebut.

Pantauan SorotNTT.Com dilokasi, Selasa 30 November 2021, terlihat upaya perbaikan Museum di Liang Bua ini sedang dilaksanakan.

Atap Museum telah di bongkar dan menurut informasi dari staf yang diketahui bernama Surya, bahwa pelaksana bangunan tersebut nantinya akan dipasang rangka baja.

Disamping itu dinding serta lantai semuanya akan diperbaiki, juga beberapa posisi ruangan akan ditata kembali. Terlihat juga pagar dari museum tersebut diperbaiki.

BACA JUGA:  Wagub JNS : Dimana kita berada, disitu langit dijunjung, dengan olah raga kita dipertemukan dan dipersatukan

Staf pelaksana tersebut  juga menyampaikan bahwa nanti akan dipasang lampu-lampu hias dengan tujuan agar wajah Liang Bua di malam hari terlihat cantik dan indah.

Surya  juga menekankan Museum Homo Florensis akan dibikin lebih baik lagi dan layak. Sekarang sedang dalam pengerjaan,” katanya.

“Bentuk bangunan dengan nuansa budaya Manggarai tetap kita pertahankan, karena itu menjadi pesona dan daya tarik yang harus dan terus dijaga”.

Liang Bua adalah situs bersejarah dan menjadi kebanggaan masyarakat Manggarai, maka unsur budaya Manggarai harus ditonjolkan dalam menata Museum ini.

Staf pelaksana tersebut juga menjelaskan bahwa pagu anggaran pekerjaan ini sekitar Rp. 800 juta.

“Persisnya akan diketahui dengan jelas ketika papan proyek nanti sudah ada dan bisa berkomunikasi langsung dengan Pejabat Pembuat Komitmenya (PPK), tutur Surya pula.

BACA JUGA:  Robertus Sesfaos: RPJMDes di Elar Selatan Banyak menjiplak dari luar

Salah satu pekerja proyek tersebut bernama Rio Petrus Kendo yang berasal dari pemukiman disekitar Liang Bua menyampaikan bahwa sarana dan fasilitas yang ada sebelumnya tentu belum mendukung keberadaan Liang Bua yang sebagai salah satu destinasi wisata Internasional.

Dengan adanya upaya perbaikan ini tentu menambah indah dan cantik wajah liang bua, sehingga semakin menarik para wisatawan untuk berkunjung ketempat ini.

Saya juga meminta agar pemerintah memperhatikan jalan menuju Liang Bua ini., perhatikan saja kondisi sekarang sangat memprihatinkan.

Sangat tidak layak untuk dilalui, kalau begini terus pasti bisa mempengaruhi wisatawan yang akan berkunjung ke Liang Bua.

Memang kemarin ada pengerjaan jalan dari Kampung Damu sampai di Rampasasa itu, hanya belum sampai di Liang Bua ini.

BACA JUGA:  KPK Dukung Pemkab Manggarai Barat Tertibkan Aset Bermasalah

Semoga tahun 2022 jalan ini dituntaskan pengerjaanya, sehingga bisa mempengaruhi wisatawan yang akan berkunjung ke Liang Bua ini, harap Rio.