Kepsek SDK Bajar diduga gelapkan dana PIP

Kepsek SDK Bajar Diduga Menggelapkan Dana PIP

Daerah Flores

Borong, SorotNTT.com – Orang tua wali melaporkan Kepala Sekolah SDK Bajar Ester Ahut ke Dinas P & K atas dugaan penggelapan dana PIP dari 129 murid di SDK Bajar, Desa Bangka Kuleng, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur. Penyimpangan yang dilakukan Kepsek Ester Ahut ini menuai protes keras dari sejumlah orang tua murid dengan melakukan demo di sekolah menyusul laporan ke Dinas P & K Kabupaten Manggarai Timur di Borong, Kamis, 21/2/2019.

Kedatangan ke-12 orang yang mewakili orang tua wali dari SDK Bajar ini, menuntut Dinas P & K untuk print out data penerima PIP di SDK Bajar mulai dari tahun 2015.

“Sudah sering kali para orang tua ini meminta kepada Ester Ahut selaku kepsek untuk transparan dan segera membagikan hak murid yaitu, uang PIP. Tetapi sampai saat ini belum juga dibagikan,” kata Donisius Osmon salah satu orang tua wali.

Ester Ahut dalam keterangannya kepada SorotNTT.com Kamis, 21/2/2019 menuturkan bahwa semua tuduhan yang dituduhkan terhadap dirinya oleh pihak-pihak yang melaporkan dirinya ke dinas itu tidak benar.

“Saya Ester, sudah meminta kepada orang tua wali supaya hadir ke sekolah hari Sabtu, 23/2/2019 melalui anak-anak murid. Saya kaget ketika tiba-tiba mereka mendatangi Dinas melaporkan bahwa saya menggelapkan hak-hak anak didik saya,” ujar Ester.

“Menjawab keterangan yang simpang siur antara Donisius Osmon dengan Kepsek Ester ini, akan terjawab di Dinas Inspektorat, Jumat, 22/2/2019,” kata Teddy Enggur selaku Sekretaris Dinas Inspektorat saat ditemui media di ruangan Sekretaris P & K, Kamis, 21/2/2019 di depan orang tua murid.

Dalam laporannya, Donisius Osmon menjelaskan sebanyak 129 anak di SDK Bajar yang belum menerima dana PIP. Tahun 2016 pernah ada yang terima tetapi hanya sebanyak 36 anak saja.

Dikonfirmasi SorotNTT.com, Ester Ahut menuturkan, “Itu tidak benar! Yang terima di tahun 2016 sejumlah 80 anak. Besok semua kelengkapan data saya akan bawa pada kesempatan pertemuan di Borong dengan para orang tua wali dan disaksikan oleh pihak terkait biar semuanya bisa terjawab.”

Donisius Osmon kepada media ini menuturkan, “Kami tidak akan pulang ke kampung hari ini, karena besok kami akan kembali ke Dinas Inspektorat untuk mengklarifikasi semuanya dengan Ester Ahut di depan pihak terkait dan Dinas terkait.” (Wens)