Ketua DPD Hanura Hadiri Syukuran Pelantikan Dominggus Beukliu Sebagai Anggota DPRD

TTS, sorotntt.com – Ribuan Masyarakat Haukoto Desa Nasi Kecamatan Amanatun Utara merayakan syukur Pelantikan Dominggus Beukliu sebagai Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) periode 2019 – 2024 yang berlangsung di Rumah Bapak Dominggus pada sabtu, 12/10/2019 malam.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Refafi Gah, Ketua DPC Hanura Kabupaten TTS, Marten Tualaka dan Tiga Anggota DPRD TTS lain.

Hadir juga Ketua DPC Srikandi Hanura Sumba Timur, Yeny Rohi, toko adat dan tokoh masyarakat dan konstituen yang datang dari 8 Kecamatan di TTS.

Pada kesempatan itu ketua DPD Hanura NTT Refafi Gah, didampingi Ketua DPC Hanura TTS bersama sang yubilaris Dominggus serta rombongan DPD/DPC disambut ribuan masyarakat yang datang dari 8 (delapan) Kecamatan di TTS dengan tarian dan natoni adat.

Refafi Gah pada kesempatan sambutannya, mengungkapkan rasa bangganya berada bersama masyarakat di Amanatun di moment syukuran Dominggus Beukliu.

BACA JUGA:  Gubernur : “Kehadiran Kepolisian, Kejaksaan dan TNI Harus Mensejahterakan Masyarakat NTT”

Menurut Refafi, Kehadirannya pada acara syukuran tersebut, ingin menunjukan kepada semua masyarakat Amanatun dan TTS serta NTT umumnya bahwa Hanura masih eksis.

Pengalaman Pemilu yang telah lewat, Hanura tidak mencapai ambang batas 4%. Lalu orang mengira Hanura sudah tenggelam. Namun ketua DPD HANURA itu tegaskan Partai Hanura Tidak Tenggelam.

Dengan terpilihNya Dominggus Beukliu sebagai Anggota DPRD TTS dan 4 Anggota Partai Hanura lain di TTS diklaim Rafafi sebagai bukti Hanura masih ada dan akan semakin kuat ke depan.

“Anggota DPRD Partai Hanura di TTS ada 5 orang dan di Provinsi ada 5 kursi. Jadi seluruh NTT Partai Hanura memiliki 49 kursi.” Papar Refafi.

Refafi mengungkapkan bahwa Pemilu April 2019 lalu merupakan suatu pengalaman tragis Hanura. Lebih dari itu Anggota Partai Hanura harus mengalami pengalaman pahit.

“Pihaknya tidak memberikan suara kepada saudaranya sendiri. Bahkan saudaranya sendiri meninggalkan pihaknya.” Pungkas Refafi.

BACA JUGA:  Tingkatkan Sektor Pariwisata Berbasis Agrowisata dan Community Base
dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat.

Refafi yang juga merupakan Ketua Fraksi Hanura DPRD Provinsi NTT itu mengatakan bahwa Dominggus sukses terpilih karena ia memiliki basis yang jelas.

Namun ia mengingatkan Dominggus Beukliu jangan bangga karena terpilih. Sebab ia (Domi) hidup di kampung dan harus bangun kembali persaudaraan yang kemarin mungkin sempat rusak oleh karena perbedaan pilihan dalam Pemilu.

“Walau beda pilihan saudara tetap saudara.” Tegas Refafi disambut tepuk tangan riuh masyarakat.

Menurutnya Tuhan mempercayai Domi untuk jadi Anggota Dewan. Refafi mengingatkan Domi untuk tidak lupa bahwa ia hidup di tengah kemiskinan masyarakat.

“Jangan sombong ketika terpilih. Jangan sepelekan mereka yang selama ini hidup dalam air mata dan bangga melihat anak mereka mewakili suara mereka di Parlemen. Jangan seperti kacang lupa kulit. Sebab kesombongan menghancurkan kepercayaan yang diberikan masyarakat”, nasehat Refafi.

Hanya dengan kebersamaan dengan masyarakat, lanjut Rafafi, seorang Dominggus dapat menunjukan kepada masyarakat bahwa ia hadir dan peduli dengan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Satgas Nasional Covid-19 Kirim Utusan Untuk Tangani Nakes Yang Terpapar Covid, Pemprov Siap Fasilitasi

“Jangan lupakan wajah lesu masyarakat. Karena itu kerinduan mereka untuk adanya orang Amanatun yang perhatikan mereka”, jelas Refafi.

Rafafi menyampaikan maafkan jika Domi selama periode pertama ada kerja-kerja yang belum ia tuntaskan. “Jika belum ada yang dikerjakan tolong beri tahu beliau (red. Domi) dan saya di Provinsi”, pesan Refafi.

Laporan : Hendrikus Aditono