KPU Goes To Campus STIPAS Kupang

KPU Goes to Campus Ajak Mahasiswa Jadi Pemilih Cerdas

Daerah Timor

Kupang, SorotNTT.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan sosialisasi pemilu di kalangan mahasiswa dengan program KPU Goes to Campus di Aula St. Petrus Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Kupang, Senin (11/03/2019) yang dihadiri kurang lebih 200 mahasiswa.

Kegiatan itu dilakukan untuk melakukan sosialisasi guna meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan mahasiswa. Untuk itu, KPU melakukan kegiatan Goes To Campus. Kegiatan KPU Goes to Campus tersebut akan dilakukan di beberapa kampus di Kota Kupang.

Anggota KPU Provinsi NTT, Yosafat Koli saat membuka kegiatan mengatakan, dalam rangka menuju 17 April 2019 Komisi Pemilihan Umun (KPU) secara nasional membicarakan kegiatan-kegiatan sosialisasi Pemilu dan program ini merupakan salah satu dari berbagai kegiatan tersebut yang diberi nama KPU Goes to Campus. Selain itu ada juga program untuk SMA, yakni KPU Goes to School, dan program untuk kaum difabel.

“Pemilu itu sarana dan prasarana kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil di NKRI. Makna dari kata langsung itu menyampaikan haknya. Kedaulatan itu ada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UU. Pada hari pemungutan suara, rakyat itu berbondong-bondong menyerahkan kedaulatan haknya kepada calon. Umum, artinya seluruh warga Indonesia yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih diberikan hak memilih. Bebas, artinya setiap warga negara Indonesia berhak memilih dan menggunakan hak pilihnya tanpa adanya tekanan dan paksaan,” jelas Yosafat.

KPU Goes to Campus di STIPAS Kupang

Yosafat lebih lanjut menerangkan bahwa saat ini memilih seorang calon tidak lagi mengandalkan faktor kekeluargaan. Dia mengajak untuk memilih berdasarkan rekam jejak seorang calon sehingga saat terpilih sebagai anggota DPR dia akan melakukan banyak perubahan, menghasilkan keputusan-keputusan yang menyejahterakan masyarakat.

“Maka pemilih yang cerdas adalah pemilih yang memilih bukan karena urusan-urusan lain itu. Ia memilih secara bebas, tidak ada tekanan dari siapa pun, tetap memilih yang cerdas dan rahasia dalam memilih, tidak akan diketahui siapa pun,” tegasnya.

Sementara Rm. Antonius I. N Tukan, S.Fil, M.Th mewakili dari lembaga STIPAS mengucapkan terima kasih kepada pihak KPU yang telah bersedia datang di kampus untuk memberikan pencerahan-pencerahan terkait pemilihan umum.

“Mahasiswa di sini dididik untuk menjadi guru agama di sekolah-sekolah Katolik. (Jadi) guru agama Katolik sekaligus sebagai Katekis di paroki-paroki. Kami sangat bersyukur karena KPU bisa hadir di kampus kami, yang juga merupakan kampus pertama yang dikunjungi KPU untuk mensosialisasi,” ungkap Rm. Antonius.

peserta kegiatan KPU Goes to Campus di aula St. Petrus STIPAS Kupang
Peserta kegiatan KPU Goes to Campus di aula St. Petrus STIPAS Kupang, Senin (11/03/2019)

Dalam mata kuliah KBG, lanjut Rm. Antonius, juga berbicara soal politik yang bertujuan memberikan kesadaran kepada mahasiswa bahwa distribusi keadilan hanya bisa dilakukan dengan baik melalui politik.

“Kehadiran mahasiswa di sini menjadi penting, karena ketika kamu lalai dalam pilihan politik kamu juga sumbang kerusakan jalan menuju kampung kalian. Kamu tidak mau peduli dengan politik artinya kamu juga tidak mau peduli jalan yang masuk sampai ke kampung-kampung, karena pemilihan yang cerdas dapat mendatangkan kesejahteraan bersama,” tutur Rm Antonius.

“Mudah-mudahan dengan program ini teman-teman mahasiswa bisa punya satu kesadaran baru soal bagaimana keterlibatan mereka dalam politik khususnya dalam pesta rakyat,” kata Rm. Antonius.

Pantauan SorotNTT.com, para peserta tampak semangat dan antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan yang berlangsung dari peserta dengan banyaknya peserta yang bertanya. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak kampus, karena dapat menambah wawasan dalam dunia politik.

Laporan: Hendrikus Aditono