seorang nelayan di Maumere hilang ditelan badai

Kronologi Nelayan yang Hilang di Maumere

Daerah Flores

Maumere, SorotNTT.com – Tino Diaz, nelayan yang memancing ikan di perairan Nanghure, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka hilang terbawa badai, Minggu (10/03/2019). Berikut kronologi hilangnya nelayan tersebut yang berhasil dihimpun SorotNTT.com.

Pukul 04.00 Wita

Berdasarkan keterangan istri korban, Imelda Parera, Tino pergi melaut bersama kedua temannya.

“Suami saya pamit ke laut untuk mancing bersama teman-teman lalu mereka berangkat melaut pada pukul 04.00 pagi. Korban sendiri menggunakan sampan dan temannya berdua dengan kapal atau motor ketinting,” cerita Imelda.

Seorang teman korban mengatakan, melihat korban letih mendayung sampan, mereka membantu mengantar korban ke tempat tujuannya kurang lebih 1 km dari daratan.

“Kami mengantar Tino ke tempat tujuan kurang lebih 1 km dari daratan, lalu kami berpisah karena kami memilih agak jauh mencari ikan dari korban,” tutur teman korban.

Pukul 11.00 Wita

Sekitar pukul 11.00 Wita tanpa diduga terjadi badai di wilayah tersebut. Keduanya balik ingin menjemput korban, namun mesin motor ketinting mereka mati.

“Tepatnya pukul 11.00 siang badai angin datang. Kami berdua ingin menjemput Tino agar tidak terbawa arus, namun sayang mesin ketinting yang kami tumpangi mengalami mati mesin. Usaha untuk menolong Tino menjadi gagal. Dia tidak bisa diselamatkan,” lanjutnya.

Karena korban tidak ditemukan, mereka langsung ke kantor Basarnas dan Pol Air untuk melaporkan kejadian tersebut. Beberapa menit kemudian tim SAR dan Angkatan Laut, beserta para nelayan lainya menuju ke tempat kejadian, untuk mencari korban.

Pukul 17.00 Wita

Korban pun berhasil ditemukan dengan keadaan fisik yang lemah, tepatnya di pantai Waiiri, sekitar pukul 17.10 Wita. Tim SAR langsung membawa korban ke Rumah Sakit Dr T. C. Hilers Maumere untuk ditangani secara intensif.