Kunker ke Reok Barat, Bupati Deno Pantau Pengerjaan Jembatan Penghubung Manggarai – Mabar

Daerah

Ruteng, Sorotntt.com – Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH.MH melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Reok Barat pada Senin (07/12/2020).

Kunker kali ini Ia memantau pengerjaan Jembatan di Wae Ncuring, Desa Persiapan Pasat, Kecamatan Reok Barat.

Jembatan ini merupakan Jembatan Penghubung antara Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, tepatnya dari Desa Persiapan Pasat, Kecamatan Reok Barat menuju Sirimese, Kecamatan Ndoso.

Tak hanya Jembatan Wae Ncuring, Ia pun memantau langsung pengerjaan Jembatan Wae Kuli 2 di Desa Lemarang Kecamatan Reok Barat.

Pada kesempatan Kunker tersebut Bupati yang baru selesai menjalani masa cuti kampanye ini diterima secara adat Manggarai oleh Masyarakat.

Turut hadir para Pimpinan OPD, Forkopimcam Reok Barat, Panwascam Reok Barat, Insan Pers dan Tokoh-tokoh Masyarakat.

Deno mengatakan bahwa Kunker ini merupakan tugasnya sebagai Bupati aktif, bukan sebagai Calon Bupati yang maju dalam Pilkada Manggarai.

Dia pun mengaku masih punya tanggung jawab moral untuk terus membangun Manggarai demi terwujudnya visi-misi selama 5 tahun.

“Jadi Saya datang bukan sebagai Calon Bupati tetapi sebagai Bupati aktif setelah menjalani masa cuti kampanye selama 71 hari. Kalau pada tanggal 9 Desember nanti ada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati berarti Saya dan Pa Viktor juga termasuk didalamnya” tutur Deno disambut gelak tawa dan tepuk tangan riuh.

Dia pun berharap agar pengerjaan Jembatan ini cepat rampung di akhir tahun sehingga Masyarakat dan para Pengendara tidak susah lagi melewati jalur ini.

Pembangunan Jembatan, kata Dia, merupakan salah satu program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) yang digagas oleh Pemerintahan Deno-Madur.

“Ini salah satu upaya Kita untuk menggenjot infrastruktur. Jembatan Kita sudah bangun, tinggal jalan raya. Kalau masih ada jalan raya yang rusak Kita akan perbaiki” tutur Deno.

Terkait pembangunan Jembatan Wae Ncuring yang menghubungkan Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat (Mabar), Ia mengaku bahwa dirinya sudah berkoordinasi langsung dan meminta izin Gubernur NTT untuk membangun Jembatan dan Gubernur NTT pun setuju.

“Jembatan ini kan penghubung antar Kabupaten. Layaknya Kita harus izin ke Gubernur dulu dan Puji Tuhan Beliau setuju, maka dibangunlah Jembatan ini” tutupnya.