fansianus jebatur

Kurangnya Kepedulian Pemerintah Terhadap Pendidikan di Daerah Pedesaan

Opini

Negara Indonesia sudah berdiri 74 tahun, namun  pendidikan di Indonesia masih kurang bisa dirasakan oleh rakyat yang tinggal didaerah terpencil. pembangunan infrastruktur yang tidak merata membuat pendidikan tertinggal jauh dari kota-kota besar yang sudah merasakan kemajuan pendidikan. Salah satu penghambat tertinggalnya pendidikan itu oleh  pembangunan yang tidak merata, bangun sekolah yang seharusnya bisa dinikmati dengan nyaman untuk belajar kini tidak bisa dirasakan oleh mereka yang tinggal di daerah terpencil, bangunan yang tidak layak bagi murid bangsa dan tenaga pengajar yang kurang memadai. Indonesia kini harus bangkit dari ketertinggalan ini, sudah seharusnya pemerataan pembangunan di Indonesia dirasakan oleh anak bangsa sebagai generasi muda harapan bangsa  Sehingga dalam momentum memperingati hari pendidikan Nasional (2 Mei 2019) ini mengharapkan ada perhatian khusus dari pemerintah terkhususnya pemerintah daerah agar memperhatikan anak bangsa yang membutuhkan pendidikan

Permasalahan tersebut dirasakan oleh generasi penerus bangsa Indonesia, dimana salah satu sekolah (SDK Liang Bua) yang terletak di desa Liang Bua, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur masih belum merasakan pembangunan sekolah yang bisa memadai semua siswa/siswi di sekolahan tersebut, dimana di sini masih kekurangan ruangan kelas sehingga terpaksa guru menggunakan ruangan UKS sebagai ruangan tambahan untuk keberlangsungan proses belajar mengajar. Padalah sekolah ini sudah banyak menghasilkan  orang yang berpengaruh di dalam ataupun luar daerah Kabupaten Manggarai atau Indonesia pada umumnya bahkan manca negara, dimana sekolah ini dibangun pada tanggal 1 Agustus 1946.

Sekolah dasar (SDK Liang Bua) merupakan salah satu sekolah yang paling tertua di Kecamatan  Rahong Utara, dimana sekolah ini dulu merupakan salah satu sekolah yang bisa menampung seluruh murid di Kecamatan Rahong Utara. Kecamatan Rahong Utara merupakan pemekaran dari Kecamatan Ruteng. Menurut cerita nenek moyang atau orang yang mengenal sejarah sebelum memiliki gedung sekolah, sekolah ini pada mulanya sempat melakukan proses belajar mengajar di dalam Gua Liang Bua, dimana gua tersebut sekarang sudah dijadikan sebagai tempat parawisata yaitu Situs Liang Bua karena Gua ini memiliki keunikan dan  juga sebagai tempat tinggal manusia purba yaitu Homo Florsiensis . Sehingga harapannya melalui momentum hari pendidikan Nasional ini  permasalahan fasilitas pendidikan yang ada pada desa-desa harus ada perhatian khusus dari pemerintah .

Permasalahan di tingkat pedesaan sudah seharusnya pemerintah daerah turun tangan untuk menangani dan mencari tahu apa kelemahan atau kekurangan yang ada pada desa-desa yang masih ketertinggalan, dan dalam momentum memperingati hari pendidikan nasional ini pemerintah perlu melakukan evaluasi tentang pendidikan di daerah pedesaan agar tercipta kemajuan dunia pendidikan yang bermutu dan berkuatas guna untuk memajukan bangsa dan Negara terutama untuk daerah tertinggal.

Peningkatan kualiatas pendidikan merupakan fondasi dasar untuk kemajuan sebuah bangsa dan Negara. Kemajuan itu harus ada pada rakyat teringgal dimana sebentar lagi kita sebagai rakyat Indonesia akan menghadapi Revolusi industry 4.0,sehingga dalam menghadapi revolusi industry 4.0 perlu ada kekuatan atau fundasi dasar untuk menghapinya dimana dengan peningkatan kualiatas mutu pendidikan didesa tertinggal. Kualiatas mutu pendidikan  rakyat Indonesia pada pedesaan melalui pembangunan fasilitas atau Sarana prasaran sekolah yang membuat siswa/i dan guru bisa  mengikuti proses belajar mengajar dengan nyaman, sehingga mutu pendidikan itu bisa dirasakan oleh generasi penerus bangsa yaitu siswa/siswi pedesaan.

Jayalah Desaku,
Majukan pendidikannya,
Mutu kualiats pendidikannya,
Bangkitlah bangsaku,
Merdeka,

Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2019)

Fansianus Jebatur
Mahasiswa bahasa, FKIP, Universitas Palangka Raya

Catatan Redaksi:
Opini yang dimuat di media SorotNTT.com merupakan tanggung jawab penulis di kolom Opini. Isi tulisan di luar tanggung jawab Redaksi SorotNTT.com.