Langkah Kemenparekraf Sandiaga Uno Kurangi Emisi Karbon di Tempat Wisata

Daerah

Jakarta, SorotNTT.Com- Kunjungan wisatawan dapat menyumbang emisi karbon di destinasi wisata. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun mengembangkan Green Tourism.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menuturkan, potensi Green Tourism sangat luar biasa. Wisata ramah lingkungan ini merupakan konsep pariwisata yang memerhatikan aspek pembangunan berkelanjutan.

“Kita menyiapkan beberapa program yang mampu meng-offside karbon di destinasi wisata, kegiatan-kegiatan ramah lingkungan, kegiatan kegiatan people, planet dan prosperity yang berdampak kepada isu-isu perubahan iklim yang sekarang dibahas di Glasgow,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing.

BACA JUGA:  Kata Srikandi Itu "Aku Ingin Pulang Kampung"

“Kami juga mendorong pariwisata yang berbasis kualitas dan berkelanjutan jadi kita tidak lagi berorientasi kuantitas kita memfokuskan terhadap keberlanjutan lingkungan yang sesuai dengan quality,” kata Sandiaga.

Selanjutnya, ecotourism juga dikembangkan lewat desa wisata. Wisatawan mancanegara bisa mendatangi tempat-tempat yang masih terjaga keasriannya.

“Ekowisata di desa wisata dilakukan dengan kesederhanaan, memelihara keaslian alam dan lingkungan, memelihara keaslian seni dan budaya, adat-istiadat, kebiasaan hidup (the way of life), menciptakan ketenangan, kesunyian, sehingga tercipta keseimbangan antara kehidupan manusia dengan alam sekitarnya,” kata Sandiaga.

“Jadi, wisatawan bukan hanya menikmati momen liburan di desa itu, namun juga turut andil dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya,” tambahnya.

BACA JUGA:  Mui dan Pemerintah Kecamatan Reok Melakukan Penyemprotan cairan Disinfektan di Masjid Nurul Huda

Selain itu juga, sport tourism yang mengharuskan destinasi memiliki kualitas yang baik turut dikembangkan. Terakhir, Kemenparekraf juga mendorong penggunaan electric vehicle di tempat wisata.

“Seperti teman-teman ketahui jika saya berkunjung ke Bali sekarang sudah menggunakan hybrid electric vehicle dan kami mengembangkan nya juga dengan rekan-rekan dunia usaha dan ada pembicaraan dengan grup Astra Toyota untuk di lima destinasi super prioritas yang rencananya akan kami wujudkan mudah-mudahan dalam beberapa Minggu ke depan,” kata Sandiaga.