PLN masuk pedesaan di manggarai timur

PLN Akan Membangun Listrik Pedesaan Tahun Anggaran 2019 di Wilayah Manggarai Timur

Daerah Flores

Sebentar lagi listrik pedesaan akan masuk di beberapa wilayah Kabupaten Manggarai Timur. Ini bagian dari lompatan besar pemerintah dan PLN guna menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini sangat merindukan dan menantikan kehadiran listrik PLN.

Hal ini diketahui melalui surat resmi yang dikeluarkan pihak PT. PLN (Persero) unit induk wilayah NTT/PLN unit pelaksanaan proyek ketenagaan listrik Flores, beralamat Jln. Soekarno Hatta No.20 Lawir, Ruteng 86511, yang dipimpin oleh Simon Eduard Lapebesi. 

surat edaran PLN tentang listrik pedesaan di Manggarai Timur

Surat itu telah diberikan ke Bupati Manggarai Timur dengan No. Surat 0023/KON 03.01/UP2K-FLORES/2019, yang menyatakan perihal mengenai pemberitahuan pembangunan listrik pedesaan tahun anggaran 2019.

Dalam isi surat itu, pihak PLN menyampaikan beberapa bagian yang paling penting: 

  1. Menyampaikan kepada masyarakat umum dan pemangku adat/tokoh adat agar merelakan pohon dan tanaman yang akan dilalui jaringan listrik untuk ditebang dan tanah untuk penempatan tiang tanpa meminta ganti rugi.
  2. Untuk kelancaran mobilisasi material dan pelaksanaan pekerjaan mohon bantuan penyediaan sarana dan prasarana jalan menuju desa yang masuk dalam daftar terlampir.
  3. Mohon adanya pendampingan dari aparat desa setempat bersama petugas PLN dan vendor yang akan melaksanakan pengecekan dan pembersihan lokasi yang akan dikerjakan. 

Tembusan yang dibuat dalam surat itu, yaitu kepada DPRD kabupaten Manggarai Timur, General Manajer PT. PLN (Persero) UIW NTT, PT. PLN (Persero) UP3 Flores bagian barat, serta tujuh camat, yakni Camat Borong, Camat Kotakomba, Camat Sambi Rampas, Camat Poco Ranaka Timur, Camat Poco Ranaka, Camat Lamba Leda dan Camat Rana Mese.

Dalam surat itu tembusan juga ditujukan kepada para Kepala Desa, bersama para jajaran dari setiap kecamatan yang tercantum dalam lampiran surat tersebut. (MIKY/TIM)