Masyarakat Desa Persiapan Compang Kaweng Surati Gubernur NTT

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Sebanyak 272 orang warga Desa Persiapan Compang Kaweng, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai menyurati Gubernur NTT, Rabu(27/01/2021).

Surat tersebut terkait kondisi didesa Persiapan Compang Kaweng yang mengalami gagal panen sejak tahun 2020 karena jebolnya saluran irigasi Wae Ces 1V.

Mata pencaharian masyarakat di desa tersebut bergantung pada pengerjaan sawah serta usaha dibidang pertanian lain seperti menam sayur.

Selama tahun 2020 ini semua itu tidak terjadi lagi, karena sumber air yang mengaliri lahan mereka tidak berjalan karena putusnya saluran Irigasi yang ada.

Masyarakat tidak berdaya dengan kondisi ini, sehingga mereka pasrah dan mengharapkan bantuan dari Gubernur NTT untuk mendengar aspirasi mereka ini.

Anselmus Jehomat, salah satu masyarakt yang dijumpai awak media ini dilokasi, menyampaikan keperihatinanya atas kondisi yang mereka hadapi sekarang ini.

Saya dari dulu menyaksikan masyarakat yang selalu menjual hasil usaha mereka, tapi sekarang bisa disaksikan betapa beratnya kondisi perekonomian masyarakat didesa kami ini.

Salah satu kepala Dusun yang ada Mikael Selamat kepada media ini menyampaikan rasa kerinduan masyarakat untuk mereka bisa bertani lagi.

Kami butuh air disaluran irigasi Wae Ces 1V ini berjalan normal kembali, supaya masyarakat bisa bercocok tanam lagi, tegas Mikael.

Hal senada disampaikan Kasi Pelayanan Umum, Desa Persiapan Compang Kaweng, Ferdinandus Mbaut; bahwa saat ini masyarakat membutuhkan air untuk bisa mendukung kegiatan pertanian mereka.

Setiap hari kami mendengar keluhan masyarakat di desa kami ini, tentu ini menjadi keprihatinan kami bersama, jelas Ferdi.

Pj. Kepala Desa Persiapan Compang Kaweng, Kornelis Jaman juga menyampaikan harapanya agar kerinduan masyarakat yang ada diwilayahnya dapat terpenuhi.

Sejak saya ditunjuk jadi Pj didesa ini saya menyaksikan kerinduan masyarakat untuk kembali bertani seperti sedia kala, mereka bisa menanam padi disawah dan mereka bisa menanam sayur.

Saat ini semua tidak bisa dijalankan karena kendala putusnya saluran irigasi Wae Ces 1V akibat adanya longsor dibeberapa titik.

Sebagai pemerintah yang ada di Desa ini saya sangat mengharapkan bantuan dari Bapak Gubernur NTT, untuk bisa membantu masyarakat yang ada didesa kami ini.

Semoga dengan surat ini, permohonan kami kelak mendapat jawaban dari bapak Gubernur NTT, tutup Kornelis.