Masyarakat Kampung Luwuk Matim, Terima Dana Tahap II dari PT. Semen Singa Merah NTT dan PT. Istindo Mitra Manggarai

Daerah Flores

Borong, SorotNTT.com-PT. Semen Singa Merah NTT dan PT. Istindo Mitra Manggarai melakukan pembayaran dana tahap II kepada masyarakat kampung Luwuk, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/06/2020).


Pembayaran dana tahap dua ini adalah bentuk realisasi Kesepakatan antara warga kampung Luwuk dengan pihak PT. Semen Singa Merah NTT yang rencananya akan mendirikan pabrik semen di wilayah adat Luwuk.


Sebelumnya telah terjadi pembayaran dana tahap I yang dilaksanakan pada bulan April 2020 lalu, serta penyerahan dana instalasi listrik.


Dari 67 kepala keluarga (KK) yang berdomisili di kampung Luwuk ada 58 KK yang telah menandatangani kesepakatan tersebut dan 9 KK yang masih menolak. 


Pelaksanaan kegiatan pembayaran tahap II ini dihadiri oleh Pihak PT. Semen Singa Merah NTT dan PT. Istindo Mitra Manggarai, Danramil Pota, Polsek Lamba Leda, Pemerintah Desa Satar Punda dan masyarakat kampung Luwuk sendiri,  bertempat di rumah salah satu warga Luwuk Yohanes Wensdei. 


Terpisah Tua Teno Luwuk Romanus Rabon, kepada sorotNTT.com menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dengan terealisasinya kegiatan pembayaran tahap II, ini sekaligus menjawab kerinduan kami masyarakat Luwuk. 


“Pembayaran tahap dua ini menjawab keraguan kami, kami takut pihak perusahaan tidak bisa bayar tuntutan kami, tetapi hari ini mereka datang bayar jujur saya senang, ujarnya.


Romanus juga menambahkan dirinya sebagai Tua Teno Luwuk berpegang teguh pada kesepakatan yang telah dibuat, dirinya juga berharap agar proses selanjutnya berjalan sesuai yang telah disepakati.


“Sebagai Tua Teno saya pegang itu kesepakatan yang sudah ditandatangani, saya berharap proses tetap berjalan dan tidak ada lagi yang merubah kesepakatan itu baik dari kami maupun pihak perusahan, Imbuhnya.


Terpisah Yakobus Rabin saat dimintai keterangan menyampaikan dirinya sangat senang menerima uang pembayaran tahap II dan keputusannya menerima kehadiran investor bukan atas dasar paksaan melainkan atas kemauannya sendiri.


“Saya senang dengan pembayaran tahap II ini, saya terima perusahaan ini tanpa ada paksaan  tetapi atas kemauan saya sendiri, cetusnya.


Hal yang sama juga disampaikan oleh Daniel Samin, dirinya sangat senang dengan rencana Kehadiran pabrik semen di kampungnya dia juga berharap proses tetap berjalan sesuai dengan apa yang telah disepakati.


“Saya sangat senang dengan kehadiran pabrik di Luwuk ini, harapan saya proses selanjutnya berjalan sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat, ujarnya.


Pantauan SorotNTT.com kegiatan pembayaran tahap II ini berjalan lancar dengan situasi yang aman dan kondusif

(Deny)