Mempertanyakan Sikap Polsek Sambi Rampas Atas Laporan Warga Kelurahan Ulung Baras Terhadap Pegawai BLUDS PAM Matim

Daerah

Borong, SorotNTT.Com-Laporan masyarakat Kelurahan Ulung Baras terhadap pegawai Badan Layanan Umum Sistem Pengelaan Air Minum (BLUDS PAM) Kabupaten Manggarai Timur, sampai saat ini belum memperoleh kejelasan penangananya.

Kasus ini telah dilaporkan sejak tanggal 4 Desember 2020, oleh beberapa warga Kelurahan Ulung Baras, di Polsek Sambi Rampas, namun sampai saat ini belum jelas langkah yang diambil pihak Polsek Sambi Rampas, terkait penanganan kasus tersebut.

Atas situasi tentu memunculkan berbagai pertanyaan dipublik, kenapa pihak Polsek Lamba Leda tidak menuntaskan persoalan ini.

Pada tanggal 8 Februari 2021 Media SorotNTT.Com pernah mengkonfirmasi Kapolsek Sambi Rampas Ipda Galus Keko ketika itu, dan yang bersangkutan menyampaikan” Kasus tersebut sedang dalam pemeriksaan saksi. Terlapor Akan dipanggil kalau  saksi  semuanya sudah diperiksa. Sekarang yang kandala karena saksi belum selesai diperiksa.

BACA JUGA:  Tarian Woja Leros Meriahkan Manggarai Cup Makassar

Selanjutnya Kapolsek Sambi Rampas saat itu berjanji akan menuntaskan kasus tersebut.,”Dan itu kasus jelas dilanjutkan pa”.Jelas Ipda Galus Keko.

Apa yang dijanjikan oleh Ipda Galus Keko, rupanya tidak terwujud, dan yang bersangkutan saat ini telah pindah tugas menjadi Kapolsek Lamba Leda, masih diwilayah hukum Polres Manggarai Timur.

Selanjutnya media sorotNTT.Com, Selasa 23 Novemver 2021 melakukan konfirmasi terhadap Kapolsek Sampai Rampas yang baru, untuk menanyakan kelanjutan penanganan persoalan tersebut, namun belum mendapat tanggapan.

Untuk diketahui warga kampung Mondo, Kelurahan Ulung Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Frans Borgias Badjar, telah mempolisikan pegawai Badan Layanan Umum Daerah Sistem Pengelolaan Air Minum( BLUDS PAM) Kabupaten Manggarai Timur.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Lantik Tujuh Kepala Daerah

Laporan Polisi tersebut telah dilakukan tepatnya pada tanggal 4 Desember 2020, dengan nomor: LP/ /XI/2020/NTT/RES MANGGARAI TIMUR/SEK. S. RAMPAS .

Dalam laporan Polisi tersebut dijelaskan bahwa telah terjadi Tindak Pidana “Pengrusakan pipa dan Menghilangkan pipa” yang dilakukan oleh Paul Bero dan kawan-kawan.

Diketahui bahwa aksi “Pengrusakan pipa dan menghilangkan pipa” tersebut terjadi pada bulan Desember 2019, sekitar pukul 08.00 sampai dengan pukul 17.00 Wita.

Tempat kejadian perkara yaitu di Kelurahan Ulung Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.