Meningkatkan Ekonomi Masyarakat, Yayasan Peduli Foundation Kembangkan Usaha Peternakan Babi

Sorotntt.com– Guna meningkatkan ekonomi dan juga pemberdayaan potensi kelompok masyarakat peternak babi secara profesional dan berkualitas serta ramah lingkungan, Yayasan Peduli Foundation siap kembangkan usaha peternakan babi bagi masyarakat di wilayah Flores, NTT.

Hal itu disampaikan Pendiri Yayasan Peduli Foundation Agustinus Sarifin yang juga tengah mengembangkan usaha di bidang farmasi, dan telah memilik enam cabang Apotik Peduli, baik di Manggarai Raya maupun di Semarang, Jawa Tengah.

Peduli Foundation adalah sebuah yayasan sosial yang diinisasi dan dipimpin oleh Agustinus Sarifin giat mengembangkan usaha peternakan babi di wilayah Flores. 

Kandang yng masih dalam tahap proses pengerjaan yang digunakan untuk pengembangan ternak babi

Agustinus Sarifin menjelaskan bahwa program dari Yayasan peduli ini yaitu lebih cendrung ke kegiatan produktif  seperti peternakan babi guna meningkatkan ekonomi masyarakat.

Peduli Foundation bertekad untuk mengembangkan usaha peternakan babi di setiap kecamatan dengan targetnya, ada 100 ekor induk babi yang akan dibagikan di setiap kecamatan.

BACA JUGA:  Pastor Paroki Pacar Rayakan Misa Minggu Prapaskah I di Gua Maria Watu Hengkal

Agustinus menambahkan bahwa sesuai dengan visi yayasan Peduli Foundation yaitu “Pemberdayaan kelompok masyarakat peternak babi secara profesional dan berkualitas serta ramah lingkungan” maka kandang akan didesain sedemikian rupa agar ramah lingkungan.  Selain memberikan bantuan, yayasan ini juga berkomitmen membantu mengangkat potensi suatu wilayah agar menjadi salah satu sentra peternakan babi serta menjadi obyek wisata peternakan.

Kandang yng masih dalam tahap proses pengerjaan yang digunakan untuk pengembangan ternak babi

Hal ini juga menjadi upaya Agustinus Sarifin dalam menjaga tradisi beternak babi, sebab beternak babi sudah menjadi bagian kearifan lokal masyarakat di Flores dengan peternakan babi organik yang tidak menggunakan pakan konsentrat kimia sehingga akan meningkatkan kualitas daging babi dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat. 

BACA JUGA:  Politisi Golkar Ngada, Klemens Babo Tutup Usia

Saat ini salah satu lokasi yang menjadi target program Pemberdayaan Masyarakat itu sendiri yang sudah berjalan yaitu tepatnya di Desa Waeia, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT.

Kepada media ini ketua kelompok ternak babi, Laurensius Roga menyampaikan, Kegiatan peternakan babi yang dibiayai oleh yayasan Peduli Foundation ini sudah mulai berjalan dan anggota kelompok peternakan babi ini berjumlahkan 11 orang, semuanya berasal dari desa Waeia dengan latar belakang berbeda yaitu ada mantan kepala desa, kepala sekolah, satpam, guru, dan petani. Progress proyek sampai dengan tanggal 6 Mei 2022 kurang lebih 35%dengan jumlah kandang yaitu 22, Jumlah induk 20 ekor

Jumlah pejantan: 2 ekor dengan jenis babi duroks, lokasi kandang 50 are.

BACA JUGA:  Stefani Nadia, Penderita Leukimia Butuh Uluran Tangan Kasih Untuk Biaya Pengobatan

Semua berkomitmen untuk mengembankan peternakan babi ini sesuai dengan visi misi dari penyantun dananya yaitu, bapak Agustinus Sarifin melalui Yayasan Pedulinya. SN