oknum-asn-matim-diduga-intimidasi-wartawan

Oknum ASN Matim Diduga Intimidasi Wartawan, AJO Akan Tempuh Langkah Hukum

Daerah Featured

Borong, SorotNTT.com – Kristo Selek, seorang oknum yang  Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai kepala sekolah disalah satu sekolah dasar, di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, mengamuk diakhir acara penetapan calon kepala desa di Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.

Bertempat di Kantor Desa Komba, Kamis (3/10/2019),  oknum ASN tersebut tiba-tiba masuk ke dalam ruangan setelah acara penetapan selesai dan langsung mengamuk. Saat peristiwa tersebut terjadi, salah seorang wartawan media online posflores, di kabupaten Manggarai Timur tengah meliput kegiatan tersebut.

Ia masuk kedalam ruangan sembari merampas kamera milik wartawan tersebut, sambil berteriak-teriak dan melarang wartawan untuk meliput.Wartawan dari media Online Posflores, Nardi Jaya, ketika dihubungi via telepon, membenarkan peristiwa tersebut.

“Ketika saya hendak mengambil gambar dalam momen tersebut, ia masuk mendekati saya dan ingin merampas kamera yang saya pegang sambil teriak,  jangan foto-foto!!” jelas Nardy.

Menurut Nardy, meski sudah dijelaskan beberapa kali, bahwa dirinya adalah wartawan yang tengah melakukan tugas peliputan, namun oknum kepala sekolah tersebut tidak peduli.

Menanggapi hal ini, ketua Aliansi Jurnalis Online Kabupaten Manggarai Timur (AJO MATIM), Adrianus Kornasen menjelaskan, bahwa tindakan tersebut dikategorikan sebagai tindakan kekerasan dan menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas peliputannya.

“Kita akan temui Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, untuk memberitahukan hal ini, agar oknum kepala sekolah yang bersangkutan segera di copot dari jabatannya sebagai kepala sekolah, dan akan menyampaikan pengaduan secara resmi ke Polres Manggarai, melalui Polsek Wae Lengga,” kata Kornasen pada Kamis (3/10/2019).

Informasi yang dihimpun, alasan oknum ASN tersebut mengamuk diduga, karena panitia tidak meloloskan salah satu figur yang dijagokannya.

Laporan : Ferdinandus Lalong