Pelaku Persetubuhan Remaja Perempuan 16 Tahun di Manggarai Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Satuan Reskrim Polres Manggarai dari Unit Pelayan Perempuan dan Anak(PPA) bergerak cepat dalam menangani kasus persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi pada hari Rabu, 10 Maret 2021, pukul 21.30 wita, yang terjadi di Tempat Kejadian Perkara(TKP) pinggir jalan raya Reo- Ruteng, Kampung Rawuk, Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT.

Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo melalui Paur Subag Humas Polres Manggarai, Ipda Made Budiarsa kepada SorotNTT.Com, Selasa (16/03/2021) menyampaikan, bahwa atas dasar laporan dari korban, Unit PPA Satuan Reskrim Polres Manggarai telah melakukan langkah-langkah untuk menindak lanjuti laporan korban tersebut.

Pada hari Kamis tanggal 11 Maret 2021, Unit PPA Satuan Reskrim Polres Manggarai telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, meminta Visum Et Repertum terhadap korban, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan dalam pemeriksaan tersangka kooperatif dan mengakui semua perbuatannya, jelas Ipda Made.

Selain itu Penyidik juga melakukan penyitaan terhadap Barang Bukti terkait kasus tersebut berupa pakaian milik korban dan pakaian milik tersangka yang digunakan pada saat kejadian serta 1 unit mobil.

Bahwa berdasarkan pertimbangan penyidik, dikhawatirkan tersangka melarikan diri dan mengulangi perbuatannya sehingga Penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka Belasius Dandud, sebab telah terpenuhi alat bukti sebagaimana diatur dalam pasal 184 KUHAP.

Tersangka dikenakan pasal 76d Jo pasal 81 ayat (1) atau (2),  UU nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPPU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun, tutup Ipda Made.