Pemain Persematim Cetak Sejarah Gol Tercepat Soeratin Cup

Daerah Featured Flores

Partai penutup babak penyisihan group A Soeratin Cup 2019 Rabu 16/10/2019 pukul 19.00 di Stadion Marilonga Ende mempertemukan tim kuat Bintang Timur Belu versus Persatuan Sepak Bola Manggarai Timur (Persematim) yang mana berakhir imbang 2 – 2.

Kedua tim masing masing mengupulkan nilai 10, hanya saja Bintang Timur unggul selisih gol dari Persematim Manggarai Timur sehingga Bintang Timur berhak di puncak group, sedangkan Persematim di posisi runner up. Pada pertandingan ini, Persematim berhasil memecahkan sejarah rekor cetak gol tercepat Soeratin Cup melalui kaki Mohamad Guntur pada menit ke 1,7 detik.

Sebagaimana prediksi banyak pengamat, pertandingan bakal berjalan menarik sebab, kedua tim masing masing menaruh gengsi tak ingin jejak langkah tercoreng akibat kekalahan, sehingga bermain dengan hati hati dan tempo tinggi dengan masing masing motivasi memenangi pertandingan.

Bintang Timur hadir dengan pola permainan cepat pendek merapat mengandalkan bola kerjasama tim yang apik, mampu diredam anak anak Persematim dengan pola presure lalu menggunakan serangan cepat bola panjang serta memanfaatkan lebar lapangan. Terbukti, dimenit ke 1,7 detik, Persematim berhasil memukul psykis anak anak Bintang Timur lewat gol cepat Mohamad Guntur. Hingga babak pertama usai, Persematim unggul 1 – 0.

BACA JUGA:  Dinas PMD Provinsi NTT Melakukan Penandatanganan PKS dengan Yayasan Bambu Lestari

Memasuki babak kedua, Bintang Timur FC langsung tancap gas bermain dengan tempo tinggi, dan berhasil membuat anak anak Persematim kewalahan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1 dimenit ke 47. Hanya 2 menit berselang, Bintang Timur kembali mencuri poin dan menjadi unggul 2 – 1 untuk Persematim. Situasi ini segera diantisipasi oleh Persematim denganmemasukan amunisi baru Yulianus Mayo Giri di lini dwpan menggantikan Denis Ismau dan menarik Robert Ngada disisi kiri gelandang lalu memasukan Robert Mbesi. Strategi ini membuahkan hasil dan lagi lagi Guntur menggetarkan jala Bintang Timur untuk kesua kalinya tepat dimenit 58. Kedudukan 2 – 2 berakhir hingga pluit panjang wasit tanda pertandingan usai.

BACA JUGA:  Mahasiswa Pertanyakan Anggaran Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Matim

Pelatih Persematim Agus Supratman usai pertandingan kepada media ini memuji penampilan anak anak Bintang Timur.

“Pertandingan ini bukti sajian kualitas milik NTT. Anak anak NTT semakin perlihatkan kualitas kepada semua mata. Bintang Timur layak disebut sekolah bola, sebab skill, teknik dan strategi menyerang dan bertahan terorganisir dengan baik”, kata Agus.

Sedangkan untuk anak asuhnya Agus mengapresiasi dengan ucapan proficiat. “Untuk anak anak saya, saya ucapkan proficiat sudah menjadi bagian sejarah penting pada turnamen soeratin cup. Anak anak sudah dedikasikan diri untuk tanah Manggarai Timur tercinta lewat sepak bola. Anak anak berjuang sekuat tenaga, memperagakan strategi yang diterapkan demi misi menjadi yang terbaik pada pertandingan kali ini, dan hal itu terbukti. Terimakasih dan proficiat untuk anak anak saya”, ungkap Agus.

Agus menambahkan, pertandingan berkualitas tidak lepas dari manajemen dan integritas baik dari orang orang yang mangatur didalamnya dan hal itu terjadi pada Asprov PSSI NTT.

BACA JUGA:  BREAKING NEWS: PUTRA MANGGARAI TIMUR MENINGGAL DI JAKARTA

“Terimakasih buat Asprov NTT. Kumpulan orang orang hebat dengan komitmen yang mulia untuk kemajuan sepak bola NTT. Semoga tetap menjadi yang terbaik untuk semua tim, tanpa memandang bulu dalam membela aturan serta menjadi hakim yang jujur bagi semua tim untuk para wasit. Terimakasi”, ujar Agus.