Penggusuran Jalan di Kampung Hedok Menuju Desa Liang Deruk Mubazir, Masyarakat Kecewa

Daerah

Borong, SorotNTT.Com-Penggusuran jalan di kampung Hedok, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda mubazir, masyarakat sangat kecewa.
Jalan tersebut direncanakan sebagai arus transportasi penghubung menuju Desa Liang dari Desa Satar Punda Barat.

AL dan FN warga Desa Satar Punda Barat kepada media ini menyampaikan rasa kekecewaan mereka atas penggusuran jalan tersebut yang mubazir, karena sampai saat ini belum digunakan sama sekali.

Terkesan dana itu dibuang saja, tidak ada gunanya, sekarang ini jalanya sama sekali tidak bisa digunakan.

Jalan itu digusur pada tahun 2019 diawal masa kepemimpinan Kepala Desa Ferdinandus Bonetes Ju dimana dia masih menjabat sekarang ini, tapi sia-sia saja.

Terkesan penggusuran jalan ini hanya untuk menghabiskan anggaran karena tidak ada kelanjutanya, sehingga sekarang ini sudah tidak berguna lagi.

Padahal ini dana masyarakat, yang bisa dialihkan ketempat lain, seperti penanaman batu dijalan menuju kampung Hedok dari arah Jongkoe.

Seharusnya jalan utama itu yang diperhatikan, bukan malah lari ke penggusuran jalan tersebut.

Dugaan kami ada konspirasi atas adanya penggusuran jalan tersebut, karena terkesan dipaksakan dan asal jadi.

Sebagai masyarakat kami meminta aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap proses penggusuran jalan ini, karena tidak ada manfaatnya untuk masyarakat, tegas mereka.

Sekali lagi kami minta pihak Kepolisian dari Polres Manggarai Timur atau pihak Kejaksaan Negeri Ruteng, turun kelokasi untuk memeriksa lokasi penggusuran jalan ini, agar terciptanya penegakkan hukum di Desa Satar Punda Barat ini.

Ini dana masyarakat, harusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan digunakan untuk proyek yang tidak jelas hasilnya begini.

Hasil penelusuran media ini, diketahui bahwa penggusuran jalan ini di kerjakan oleh kontraktor berinisial DN asal Ruteng.

Kepada Desa Satar Punda barat telah berkali-kali dihubungi media ini untuk dimintai pendapatnya, tetapi yang bersangkutan belum memberi tanggapanya.