Bupati Matim :Perempuan Harus Menjadi Penopang Rumah Tangga, Jangan Mengharapkan Kepada Laki-laki Saja

Borong,SorotNTT.Com-Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke XIII Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kartini Manggarai Timur tahun buku 2021 yang berlangsung di aula rumah jabatan Bupati Matim, Jumat (4/02/2022).

Tema yang diangkat dalam RAT tersebut yakni “Kopdit Kartini Milik Kita, untuk Kesejahteraan Bersama”.

Bupati Matim, Agas Andreas, pada kesempatan tersebut menyampaikan,
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kartini hingga kini memiliki aset sebesar Rp 1 miliar lebih. Aset yang dimiliki itu sudah sangat luar biasa.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus, pengawasan, dan seluruh anggota KSP Kartini yang sudah mengadakan rapat anggota tahunan tepat pada waktunya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Koperasi Kartini berdiri sejak tahun 2009. Dirinya berharap koperasi itu bisa bergerak lebih cepat lagi demi meningkatkan aset. Apalagi kata dia, aset yang dimiliki sudah mencapai 1 miliar lebih.

“Dari pengamatan saya, kalau sebuah koperasi sudah memiliki aset mencapai Rp 1 miliar, pasti larinya sangat kuat dan kencang. Hal tersebut, dengan menetapkan targetkan kerja demi kemajuan koperasi ke arah yang lebih baik ke depan,” katanya.

Menurutnya, juka aset sudah mencapai 1 miliar,maka harus berani membuat target. Target itu dibuat saat mengadakan rapat anggota.

BACA JUGA:  Samakan Persepsi dan Satukan Langkah Tuntaskan Stunting

“Lewat forum RAT seperti ini, kita dapat mengevaluasi laporan pengurus dengan baik.” ujar Bupati Agas.

Ia menjelaskan, selama tahun buku 2021, mengalami kenaikan total aset sebesar 7,5 % dan pinjaman beredar meningkat 0,9 %. Simpanan saham naik 7,8 %. Jumlah anggota sampai dengan keadaan 31 Desember 2021 sejumlah 173 orang.

Ia juga memberi tantangan kepada para anggota koperasi Kartini untuk menetapkan target kenaikan anggota.

“Kalau koperasi Kartini makin besar ke depan, maka harus menetapkan target kenaikan anggota,” harapnya.

Untuk itu, lanjut Bupati Agas, lewat RAT yang diadakan, harus membuat rencana penambahan anggota. Cara untuk menambah anggota yaitu harus merekrut anggota lain yang belum bergabung di koperasi.

“Kalau hari ini jumlah anggota koperasi Kartini baru mencapai 173 orang maka ke depan kita kejar sampai 500 anggota,” jelasnya.

Ia juga memberikan masukan kepada semua anggota forum RAT untuk rajin membuka simpan non saham serta meminta koperasi untuk melakukan pelayanan harian.

Dirinya pun berharap, lewat RAT KSP Kartini, perempuan harus menjadi penopang rumah tangga, jangan mengharapkan kepada laki-laki saja. Perempuan harus mandiri.

BACA JUGA:  Bank NTT Beri Pinjaman Rp 250 Miliar Kepada Pemda Manggarai

Sementara,Ketua Koperasi Kartini, Theresia Wisang Agas, dalam laporannya menyampaikan, Rapat Anggota Tahunan (RAT) itu dibuat untuk memenuhi amanat AD/ART, di mana pada setiap akhir tahun buku, badan pengurus KSP/Kopdit Kartini Manggarai Timur harus memberikan pertanggungjawaban kepada forum rapat anggota tahunan mengenai pelaksanaan kegiatan koperasi selama satu tahun buku.

Theresia menyebut, tujuan diadakannya RAT Koperasi Kartini, antara lain ;

Pertama, sebagai pertanggungjawaban badan pengurus sesuai tugas dan mandat yang diberikan oleh anggota.

Kedua, sebagai bahan evaluasi atas semua kegiatan yang telah dilaksanakan pada Tahun Buku 2021.

Ketiga, supaya anggota sebagai Pemilik organisasi dapat mengevaluasi kinerja pengurus dan seberapa besar partisipasinya dalam memajukan semua aspek kegiatan KSP/Kopdit Kartini Manggarai Timur.

Keempat, sebagai bahan acuan bagi dewan pembina/penasihat dalam merumuskan kebijakan pembinaan demi kemajuan KSP/Kopdit Kartini Manggarai Timur ke depan.

“Selama tahun buku 2021, meskipun di tengah krisis akibat merebaknya Covid 19, kopdit kartini tetap melaksanakan operasional pelayanan kepada semua anggota dan mengalami kenaikan total asset sebesar 7,5 %, pinjaman beredar meningkat 0,9 %. Simpanan saham naik 7,8 %. Jumlah anggota sampai dengan keadaan 31 Desember 2021 sejumlah 173 orang,” jelasnya.

BACA JUGA:  Diperkirakan Ratusan Hektar Persawahan Gising Bagian Timur Terancam Gagal Tanam

Pada kesempatan tersebut, Theresia meminta kepada para pengurus dan pengawas untuk selalu bekerja keras demi meningkatkan jumlah anggota supaya Kopdit Kartini bisa makin maju dan eksis untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“Kopdit Kartini Manggarai Timur setiap tahun melaksanakan RAT secara rutin sejak berdirinya di Tahun 2009, dan pada hari ini RAT ke 13 kembali dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Anggota untuk pelaksanaan kegiatan di tahun 2021,” tutup Theresia.