Peringati Hari Guru Nasional, Kepsek SMAN 1 Borong Berharap Pemerintah Memperhatikan Kesejahteraan Guru Honorer

Daerah

Borong, SorotNTT.com-Memperingati Hari Guru Nasional (HGN)ke-75 tanggal 25 November 2020, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Borong berharap pemerintah memperhatikan kesejahteraan guru honorer di Manggarai Timur.

IMG-20210816-WA0106

Turut hadir dalam upacara HGN di SMA Negeri 1 Borong yang terletak di Kampung Kaca, Desa Sita, Kecamatan Rana Mese, Koordinator Pengawas PPO NTT Daerah Manggarai Timur, Lukas Sumba, S.Fil., Rabu (25/11/2020).

hut17_matim.jpeg

Upacara bendera HGN tersebut dipimpin langsung oleh Korwas, Lukas Sumba. Uniknya, para guru mengenakan pakaian adat Manggarai. Semua petugas mulai dari pembina upacara, pemimpin upacara, pengerek bendera dan petugas lainnya mengenakan pakaian adat berupa Sarung Songket dan topi tenunan khas Manggarai.

Lukas Sumba dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas. Menurutnya, guru -guru yang ada di Kabupaten Manggarai Timur harus tetap menjadi pelayan yang setia dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

BACA JUGA:  Bangunan Baru Puskesmas Pota Sudah Mulai digunakan

“Sebagai guru kita harus sadar bahwa disiplin adalah kunci dari keberhasilan dalam dunia pendidikan , baik itu dalam dunia pendidikan tingkat SMA, SMP maupun SD,” ungkapnya Lukas.

Ia melanjutkan, kendati di masa pandemi Covid-19, para guru di wilayah pelosok tetap menerapkan pembelajaran sistem luar jaringan (luring).

” Di daerah pelosok tidak bisa menerapkan sistem daring. Kendala utama itu jaringan internet. Namun guru-guru yant terapkan sistem luring artinya guru mengunjungi rumah siswa,” lanjutnya.

Lukas juga berpesan kepada semua guru agar tetap mengembangkan diri dalam proses pendidikan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Borong Ferdinandus Fifardin menyampaikan bahwa keberadaan dunia pendidikan ke depannya sangat ditentukan oleh kinerja keras guru.

BACA JUGA:  Hadiri Acara Kenduri, Ratusan Warga di Matim diduga Keracunan Makanan

“Guru adalah kunci dari semua proses. Tentu semua fasilitas itu digerakkan oleh guru. Maju- mundurnya dunia pendidikan itu tergantung guru. Oleh sebab itu, guru harus disiplin, berintegritas, komitmen, dan terbuka terhadap perubahan,” ujar Kepsek Ferdinandus.

Selain itu, menurut Kepsek yang biasa disapa Ferdi, dalam konteks hari ini diperlukan guru yang inspiratif, kreatif, mampu mendidik, memberi teladan yang baik, dan bisa memahami kondisi kejiwaan peserta didik. Guru sebagai tenaga pendidik profesional yang tidak hanya menguasai ilmu yang diajarkannya, namun dituntut memahami kondisi peserta didik yang dihadapi.

“Guru yang kreatif dan inspiratif harus mampu memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik dengan berbagai latar belakang,” lanjut Kepsek SMAN 1 Borong.

Ia juga sangat mengharapkan kepada pemerintah agar tingkat kesejahteraan para guru honorer senantiasa diperhatikan dan disesuaikan dengan tugas serta tanggungjawab.

BACA JUGA:  Nikmati Keindahan Taman Wisata Alam Gunung Ranaka Ruteng

“Semoga ke depannya kesejahteraan guru honorer diperhatikan, sehingga semangat dan profesionalitasnya terus terjaga dalam bertugas,” harap Ferdi.

Laporan : Dodi Hendra
Editor: Pepy Dain

hut17_fansi.jpeg hut17_sil.jpeg hut17_osi.jpeg hut17_yeni.jpeg hut17_domi.jpeg hut17_sma2pacar.jpeg hut17_smpn1pacar.jpeg hut17_manong.jpeg hut17_jon.jpeg