PGRI Kabupaten Manggarai Melaksanakan Konferensi Ke-7

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI) Kabupaten Manggarai melaksanakan Konferensi ke-7, bertempat di aula Paroki Kristus Raja Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Sabtu(19/09/2020)

Kegiatan ini mengusung tema”Mewujudkan PGRI Sebagai Organisasi Profesi dan Perannya Dalam Mewujudkan Mutu Pendidikan Abad ke-21″

Ketua Panitia Kegiatan Konferensi Daerah(Konferda) Ke-7 PGRI Kabupaten Manggarai , Drs. Stefanus Jehudin dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 37 peserta dengan rincian, Ketua dan Wakil Ketua PGRI Propinsi NTT 2 orang, Pengurus PGRI Kabupaten 17 orang, Pengurus Cabang Kecamatan dan cabang khusus 14 orang, Peninjau 4 orang.

Stefanus menjelaskan bahwa yang menjadi tujuan dilaksanakanya Konferda ke-7 ini yaitu, Untuk menilai laporan pertanggung jawaban pengurus PGRI Kabupaten Manggarai periode 2012-2020, Menyusun dan menetapkan program kerja PGRI Kabupaten Manggarai masa bakti 2020-2025, serta memilih pengurus PGRI masa bakti 2020-2025.

Ketua PGRI Kabupaten Manggarai periode 2012-2020 Yohanes Don Bosko, A.Md.Pd dalam sambutanya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Konferda ini, merupakan petunjuk bahwa sebagai sesuatu organisasi kemasyarakatan, PGRI senantiasa dinamis dalam menjalanjan konstitusi.

Forum konferda ini, menjadi semlakin penting dan berarti , karena pada saat inilah akan dievaluasi segala program kerja yang telah ditetapkan 5 tahun yang lalu, apakah telah berjalan sesuai dengan arah dan tujuan organisasi.

Oleh sebab itu, setiap anggota PGRI dituntut, untuk memberikan pemikiranya yang terbaik selama konferda ini, demi kepentingan pengembangan organisasi dimasa yang akan datang, terutama dalam menilai laporan pertanggung jawaban pengurus daerah masa bakti 2012-2025, jelas Don Bosko.

Lebih lanjut Don Bosko menyampaikan, hal-hal yang belum tuntas atau belum dicapai pada periode yang lalu, hendaknya dimasukan dalam program kerja yang akan datang, dengan tetap memperhatikan relevansinya dengan situasi dan kondisi yang dihadapi.

Untuk hal tersebut diatas akan dikembangkan dalam konferensi kerja daerah kedepan, lanjut Don Bosko pula.
Tema Konferda kali ini, menyadarkan kita, bahwa untuk menyukseskan peningkatan Sumber Daya Manusia(SDM), di era digital ini, menuntut adanya upaya peningkatan kemampuan profesi atau profesionalisme, melalui 4 konsep paradigma pembelajaran dan 4 strategi pembelajaran.

Kemampuan profesionalisme itu akan dicapai, apabila terdapat semangat, kemauan dan tekad dari para guru itu sendiri.

Tema ini juga, diharapkan dapat memotivasi setiap anggota PGRI, untuk berperan aktif dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dimana guru berkewajiban meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi dasar, secara berkelanjutan serta sejalan dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi(IPTEK).

Konferda hari ini, bertujuan memilih pengurus sesuai amanat anggaran Rumah Tangga, artinya memilih pemimpin inilah tugas peserta Konferda. Dan kepemimpinan dalam.organisasi ini adalah kepemimpinan yang kolektif artinya antara satu dengan yang lainya punya keterkaitan, yang bernuansa harmonis demi tercapainya tujuan PGRI yang kita dambakan bersama, jelas Don Bosko lagi.

Pelaksanaan Konferda hari ini, berjalan hanya sehari, sesuai situasi dan kondisi sekarang(Masa Pandemi Covid 19), kita dituntut untuk mengikuti protokol kesehatan, tutup Don Bosko.

Pantauan media ini, pelaksanaan kegiatan Konferda ini berjalan lancar dan kondusif serta patuh terhadap protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.