Polres Manggarai Timur segera terbentuk

Polres Manggarai Timur Segera Terbentuk

Daerah Flores

Borong SorotNTT.com – Kerinduan masyarakat Manggarai Timur akan terbentuknya Markas Kepolisian khusus untuk Kabupaten Manggarai Timur rupanya sedikit lagi akan terwujud.  Hal ini ditandai kehadiran tim survey Polda NTT melalui Kasubag Renmin Biro Rena, Kompol. Marabi Jala Jab, dan Kasubag Sisjemen Bagian Strajemen Biro Rena Polda NTT, Pembina Delyana Kana Kadja, SH Jab. melakukan survei atau tinjau lokasi pembangunan Markas Polres Manggarai Timur, Senin (1/4/2019) yang berlokasi di belakang Kantor Polsek Borong, dekat jalan Trans Flores dengan luas 42.729 m2.

Tim survey Polda NTT melakukan rapat dengan Pemda Manggarai Timur di ruang rapat bupati di Kantor Bupati Matim di Lehong-Borong Senin 01/04/2019.

Hal-hal yang dibahas pada pertemuan itu antara lain terkait kesiapan dan dukungan Pemda Manggarai Timur serta data pendukung lainnya yang diperlukan tim Polda NTT dalam melengkapi data usulan Polda NTT ke Mabes Polri untuk pembentukan Mapolres Manggarai Timur. 

Kasubag Renmin, Delyana Kana Kaja, S.H Jab, dalam presentasi singkat di depan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur beserta peserta rapat lainnya menjelaskan, bahwa Pemda Matim diminta mendukung rencana pembentukan Polres Manggarai Timur dan membantu menyiapkan data pendukung atau dokumen yang diperlukan.

“Saya mohon bantuan Pemda Matim dalam mensuport recana ini.  Data yang mesti diperhatikan bersama antara lain, dimensi dan bobot, indikator serta rating.  Dan gambaran besaran untuk dimensi dan bobot antara lain, dimensi geografis bobotnya 7,2 dimensi demografi bobot 7,6, dimensi sumber daya alam bobot 6,9, dimensi ideologi bobot 6,9, dimensi politik bobot 7,1, dimensi ekonomi bobot 8,4, dan dimensi sosial budaya bobot penilaian 7,8. Selain itu standar indikatornya juga nanti mohon diperhatikan dan dilengkapi dengan rating standar sesuai ketentuan yang ada,” terang Dely.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum, dalam sambutannya mengatakan, peristiwa tersebut adalah kabar gembira. Keinginan pembentukan Polres Manggarai Timur sudah lama didengungkan serta sudah diperjuangkan sejak lama dan bahkan sejak Kabupaten Matim terbentuk.

“Pembentukan Polres adalah kerinduan kami dan sudah diperjuangkan selama ini. Hal ini bahkan diperjuangkan sejak daerah ini didefenitif,” kata Bupati Agas.

Bupati Agas berharap, pembentukan Mapolres Manggarai Timur segera terwujud.

“Saya harap segera terwujud dan Pemda Manggarai Timur mendukung sepenuhnya,” ujar Bupati.

Bupati meminta jajarannya segera melengkapi dokumen yang dibutuhkan agar semua dokumen yang dibutuhkan dapat terlayani dengan cepat.

“Saya minta segera lengkapi dokumen yang dibutuhkan. Tolong Kesbangpol bergerak Iebih cepat dan paling kurang satu minggu data-data ini sudah selesai diurus!” tegas Bupati.

Di tempat yang sama, Kapolres Manggarai Cliffry Steiny Lapian, SIK mengatakan bahwa dari sisi persyaratan wilayah Matim sudah pantas mendapat Polres tersendiri.

“Nanti kita liat, ya. Semoga saja dokumen yang dibutuhkan segera terlayani dan memenuhi standar. Bila semuanya dianggap memenuhi syarat, maka bukan tidak mungkin Polres Manggarai Timur segera terbentuk.” kata Kapolres Cliffry dan menambahkan, “motivasi pembentukan Polres Manggarai Timur tidak Iebih dari niat untuk mendekatkan diri dalam pelayanan kepada masyarakat di Manggarai Timur.”

Senada dengan Kapolres Manggarai, kepada media ini, beberapa tokoh masyarakat yang turut hadir dalam pertemuan itu tak mampu membendung rasa gembiranya ketika mendengar agenda rapat tentang pembentukan Polres Manggarai Timur. Menurut mereka, pembentukan Polres Manggarai Timur adalah bentuk jawaban pihak Kepolisian Republik Indonesia atas kerinduan masyarakat Manggarai Timur akan situasi yang aman dan kondusif.

Laporan: Dodi Hendra