PRESIDEN : “ASN HARUS BEKERJA CEPAT DAN EFEKTIF SERTA ADAPTIF TERHADAP TEKNOLOGI”

Daerah

Kupang, SorotNTT.Com-Presiden RI Joko Widodo mengatakan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja cepat, sigap, efektif serta mampu beradaptasi dengan teknologi. Jokowi mengatakan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam Upacara Virtual HUT KORPRI ke-49 pada Senin 30 November 2020.

“Saya menghargai semangat anggota KORPRI ditengah situasi pandemi seperti saat ini tetap menjalankan tugas pengabdian dari negara yaitu melayani masyarakat. Saya tahu dalam menjalankan tugas negara pasti ditemui banyak kesulitan dan banyak keterbatasan. Namun, saya berharap kesulitan dan keterbatasan itu tidak menghalangi kita untuk bekerja sigap dan cepat untuk membantu mencehah berbagai permasalahan baik dibidang kesehatan maupun ekonomi”, kata Jokowi.

“Kini kita harus terus mempercepat reformasi birokrasi bersama dengan reformasi struktural. Juga mengubah dari channel normal menjadi channel extra normal atau dari cara biasa menjadi cara luar biasa,” tegasnya.

Ia menambahkan, prosedur kerja panjang dan berbelit harus diganti menjadi smart shortcut yang cerdas dan efektif.

“Cara kerja kita harus memanfaatkan teknologi terutama teknologi digital. Saya ingin agar ASN birokrasi lebih adaptif dan lebih terampil memanfaatkan teknologi dengan mengedepan inovasi dan kreatifitas untuk memecahkan masalah dan memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” ungkapnya.

“Selain itu reformasi struktural sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi. Regulasi yang rumit dan menghambat kreatifitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan. Kelembagaan Pemerintahan yang gemuk dan tumpang tindih dan tidak efisien harus segera diintegrasikan,” ujar Presiden

Lebih lanjut Presiden mengatakan, jenjang eselonisasi yang panjang harus dipangkas untuk mempercepat keputusan. SOP yang panjang dan kaku harus diringkas dan fleksibel dan berorientasi pada hasil.

“Kompetensi SDM Aparatur Sipil Negara harus menyesuaikan dengan cara kerja baru. Mindsetnya harus goal oriented (orientasi hasil) dan adaptif dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Juga memberikan kesempatan kepada yang terampil dan ahli walaupun masih junior untuk tampil di depan,” ungkap beliau.

“Selain tugas dan pelayanan yang efektif, keberadaan ASN di seluruh wilayah Indonesia sampai ke pelosok perbatasan negara dan pelosok desa adalah simpul pemersatu bangsa yang selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Harus setia menjaga dan tunduk pada NKRI. Terus menjaga nilai-nilai bhineka tunggal ika serta menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan,” ajak Jokowi.

Diungkapkannya juga, keberadaan ASN juga harus bekerja untuk memotori pembangunan di seluruh Indonesia terutama masyarakat di daerah pinggiran. Harus menyampaikan prioritas program pembangunan nasional pada masyarakat dan aktif dalam mendidik dan memberikan teladan pada masyarakat.

“Saya mengajak anggota Korpri untuk menjadi bagian dari proses perubahan besar-besaran yang sedang kita lakukan. Memberikan warisan berharga berharga dalam sejarah perjalanan bangsa untuk mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan,” tandasnya.

Untuk diketahui, tema HUT KORPRI kali ini adalah “KORPRI : Berkontribusi, Melayani dan Mempersatukan Bangsa”. Upacara secara virtual ini juga diikuti oleh Wakil Gubernur NTT Drs. Josef Nae Soi MM, bersama Sekretaris Daerah NTT Ir. Ben Polo Maing bersama Para Pimpinan OPD Lingkup Pemprov NTT di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT.