proyek-saluran-irigasi-persawaan-wae-loe

Proyek Irigasi Tanpa Papan Nama, di persawahan wae loe, Desa Haju Wangi

Daerah Flores

Borong, SorotNTT.com – Pekerjaan Proyek saluran irigasi Wae Loe, di Kampung bawe, Desa Haju Wangi, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, dipersoalkan  warga setempat, pasalnya, pekerjaan proyek tersebut sudah berjalan hampir tiga minggu dan sudah mencapai sekitar 50% pengerjaanya, tetapi tidak dipasang papan nama proyek.

Salah satu warga Kampung Bawe bernama Andy, kepada SorotNTT.com pada, Jumat (6/9/2019), ketika dijumpai di lokasi pekerjaan menyampaikan, bahwa sejak awal pengerjaan proyek ini tidak dipasang papan nama proyek, ini bisa dianggap proyek siluman.

Andi mengatakan, kami selaku masyarakat dan sekaligus petani di Kampung Bawe ini, tidak dilibatkan atau mendapat pemberitahuan tentang keberadaan proyek ini, karena hampir seluruh pekerja itu bukan warga Kampung Bawe, itu kami tidak persoalkan, tetapi yang kami bingung karena tidak diketahui ini proyek apa, dan asalnya dari mana, ini karena tidak dipasang papan nama proyek. Memang untuk pengadaan material melibatkan sebagian masyarakat, tetapi ini tetap menimbulkan pertanyaan warga Kampung Bawe. 

Andy menambahkan, ini akibat lemahnya sistem pengawasan dari pihak terkait, sehingga pelaksanaan proyek di lapangan mengabaikan aturan yang ada, dan pihak pelaksana cenderung berbuat curang.

Ditemui di tempat terpisah, Ketua LSM LADIKUM (Lembaga Advokasi Demokrasi dan Investigasi Kebijakan Umum) Salesius Kantur, ketika dimintai pendapatnya terkait hal ini menyampaikan, apabila papan nama proyek tidak dipasang di lokasi pengerjaan, itu sudah kategori pelanggaran.

Salesius menambahkan,  kegunaan papan nama proyek ini untuk terciptanya transparansi dalam pengelolaan keuangan negara, biar diketahui masyarakat, ini proyek apa, dan besar pagu berapa, bagi kontraktor yang melanggar harus diberi sanksi oleh dinas terkait.

Tim SorotNTT.com coba melakukan penelusuran tentang keberadaan proyek tersebut di website LPSE Kabupaten Manggarai Timur, dan ditemukan data proyek tersebut dengan nama paket, Rehabilitasi Jaringan Irigasi D. I. Wae Loe (Kec. Lamba Leda)  dan dikerjakan oleh CV. Electra, dengan pagu sebesar Rp400.005.225.

Untuk memastikan kebenaran tentang keberadaan proyek ini, SorotNTT.com  pada, Minggu (8/9/2019), mencoba mendatangi alamat CV. Electra, dan berhasil bertemu dengan direktur CV. Electra. Kepada SorotNTT.com, yang bersangkutan menyampaikan bahwa papan nama proyek  dipastikan hari ini sudah terpasang dilokasi, dan kami akan bekerja sesuai dengan aturan yang ada. 

Hingga berita ini diturunkan, SorotNTT.com masih berusaha untuk menghubungi Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur. 

Laporan : Hendra Dody/Marselin