PT. Gunung Sari Indah Tetap Bertanggung Jawab Untuk Perbaikan Jalan Propinsi (Golowelu-Ndiuk)

Daerah

Manggarai Barat, Sorotntt.com, – proyek peningkatan jalan provinsi NTT, Ruas jalan Ndiuk – Golo Welu kabupaten Manggarai Barat yang di kerjakan oleh PT. Gunung Sari Indah pengerjaanya masih tetap berlanjut sekaligus perbaikan kondisi jalan yang rusak akibat curah hujan tinggi pada bulan Februari lalu.

Pantauan wartawan media Sorotntt.com saat melintasi jalur tersebut pada Selasa 20/7/2021 sekitar pukul 13.25 Siang, mulai dari kampung Ndiuk Desa Golo Lewe Kecamatan Kuwus Barat hingga Nao Desa Kolang Kecamatan Kuwus Barat ada beberapa titik ruas jalan tersebut yang kondisinya rusak dan terlihat Hotmix yang sudah dikerjakan sebelumnya di bongkar kembali guna perbaikan oleh PT Gunung Sari Indah dalam waktu dekat.

Ishak Hasubungan selaku Kontraktor Pelaksana PT. Gunung Sari Indah saat diwawancarai media ini menjelaskan bahwa terkait jalan yang rusak di beberapa titik itu pihaknya bertanggung jawab penuh untuk lakukan perbaikan, kebetulan selama ini kami masih menunggu tenaga kerja yang di datangkan dari Surabaya untuk mengerjakan hotmix. Dan tim yang mengerjakan hotmix baru tiba di Labuan bajo pada Selasa kemarin dan pengerjaan hotmix akan di mulai pada hari Jumad 23/7/2021. Jelas Ishak

Sementara star pengerjaan kata Ishak dimulai dari titik terakhir yaitu dari Golowelu.

Sementara itu, Direktur PT Gunung Sari Indah, Heri Trisno kepada media ini melalui sambungan telephon, Ia mengatakan bahwa pengerjaan ruas jalan mulai dari Ndiuk hingga Golo Welu terus berlanjut.

Pihaknya targetkan dalam waktu dekat proyek ini selesai dikerjakan. “Kita akan selesaikan dalam waktu dekat,” Jelas Heri

“Progres pengerjaan fisik lapangan telah mencapai 85 porsen, dari kontrak kami sedang persiapkan pekerjaan hotmix tahap akhir, seperti dinding penahan tebing, drainase serta pekerjaan minor lainnya sudah selesai dikerjakan,” Jelas Heri

Lanjut Heri, saat ini kami melaksanakan pengerjaan hotmix dengan panjang sekitar 8 km. Dari 16 km yang dikontrakkan, kami sudah hotmix 8 km yaitu mulai dari Ndiuk Sampe Nao, sedangkan Sisa pekerjaan sekitar 8 km mulai dari Nao hingga Golowelu yang saat ini pengerjaanya terus berlanjut dan pengerjaanya kita star dari titik akhir yaitu mulai dari Golowelu hingga kampung Nao.

Menurut Heri, terkait Pekerjaan Peningkatan Jalan Provinsi, “Kegiatan ini merupakan luncuran dari tahun 2020 lalu karena kendala curah hujan yang tinggi dan longsoran tebing di sepanjang ruas jalan,” jelasnya.

Ia juga menuturkan, pekerjaan tersebut terdiri dari beberapa item, diantaranya : pekerjaan hotmix sepanjang 16 km, pekerjaan minor agregat A dan B, pasangan Bronjong sebanyak 1.500 M3, Pasangan Mortal sebanyak 2.958 M3, dan pasangan batu sebanyak 4.479 M3. “Pekerjaan minor sudah selesai semuanya. Sisa pekerjaan, tinggal hotmix karena agregat sudah hampar,” Tandas Heri

Adapun di beberapa titik yang mengalami kerusakan, dan menurut Heri bahwa kerusakan tersebut masih terhitung rusak ringan akibat bencana alam pada musim hujan bebrapa bulan lalu.

“curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu yang menyebabkan tanah longsor, Akibatnya tanah bergerak dan jalan hotmix yang sudah dikerjakan mengalami kerusakan ringan” JelasNya

Sementara untuk kerusakan pada beberapa titik tersebut Heri Trisno menegaskan bahwa PT Gunung Sari bertanggung jawab penuh soal kerusakan ringan tersebut dan
akan dilakukan perbaikan dalam waktu dekat. Pedi