PT. Kasih Sejati Perkasa Diminta Bersihkan Material Batu dan Lumpur Yang Menggenangi Saluran Irigasi Wae Ces 3

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Tumpukan material batu dan lumpur menggenai saluran iriagasi Wae Ces 3 yang terletak di Karot, Keluran Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT.

Akibatnya air meluber kebadan jalan, apalagi kalau hujan, praktis volume air semakin tinggi yang mengalir sehingga mengganggu pengguna jalan negara Ruteng-Reo, bahkan ada yang mengalami kecelakaan.

Kornelis Johar, warga Karot, sekaligus pemilik lahan dilokasi Minggu 12 Desember 2021 meminta pihak pelaksana perbaikan saluran irigasi Wae Ces 3 tahun 2021 yaitu PT. Kasih Sejati Perkasa untuk peduli dengan kondisi ini.

Kejadian ini sudah terjadi sejak dua minggu, material batu dan lumpur menumpuk di saluran irigasi ini, sehingga kalau air mengalir pasti menggangu pengguna jalan.

BACA JUGA:  KKG PAK Ekklesia Ruteng Mengadakan Koordinasi Pelayanan Pendidikan Agama Kristen

Selanjutnya Kornelis menjelaskan bahwa setiap kali hujan turun volume air yang mengalir besar, dan itu mengakibatkan air masuk kejalan dan mengalir kekebun milik saya.

Sekarang ini susah ada kali baru disini, hal tersebut bisa menimbulkan longsoran kalau ini terus dibiarkan.

Saya sebagai pemilik lahan dan pengguna jalan negara Ruteng-Reo memintah agar Pihak PUPR Propinsi segera memerintahkan pihak pelaksana yaitu PT. Kasih Sejati Perkasa untuk segera peduli terhadap situasi ini.

Pantauan Media SorotNTT.Com juga dilokasi bersama Kornelis Johar, terlihat kondisi ini sangat mengewatirkan apabila tidak segera ditangani.

Longsoran kecil juga terjadi tepatnya di dekat Kuburan Cina Ruteng, yang mengakibatkan air mengalir ke badan jalan.

BACA JUGA:  Ketua Aliansi AMAN :Lokasi Pembanguan Waduk Merupakan Tanah Ulayat Bukan Milik Pemerintah

Terpisah pihak pelaksana dari PT. Kasih Sejati Perkasa bernama Dion, yang dimintai pendapatnya menyampaikan bahwa kondisi hujan yang sama juga terjadi diKupang.

Selanjutnya Dion ini menyampaikan bahwa informasi mengenai kejadian ini sudah mereka dapat., “Habis masyarakat juga menjadikan saluran irigasi ini sebagai tempat pembuangan sampah, sangat kita sayangkan hal ini.

Kami juga sudah koordinasi dengan tukang hanya mereka selesaikan dulu kerja sementara berjalan di rahong, habis baru mereka datang selesaikan. Saya juga masi siapkan dokumen PHO,  apabila sudah beres baru turun kelokasi.

Untuk diketahui Pemprov NTT, Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3.848.907.000,00 miliar untuk memperbaiki jaringan irigasi Wae Ces tersebut dan sebagai pihak pelaksana adalah PT. Kasih Sejatoli Perkasa.