Roman Ndau Lendong: Masalah Infrastruktur dan Air Minum Bersih Harus Diangkat Kepermukaan

BORONG, sorotNTT.com – Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Roman Ndau Lendong meminta para wartawan untuk mengekspos terkait masalah Air minum Bersih dan infrastruktur jalan di Manggarai Raya.

“Hal ini perlu diangkat ataupun diekpos oleh teman-teman wartawan di Manggarai Raya”, kata Roman saat kegiatan orentasi Jurnalis yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan sejumlah wartawan Manggarai Raya di Kisol, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur pada Jumat (11/10/2019) malam.

Selain itu lanjutnya, soal konektifitas. Misalnya di Elar Selatan. Putusnya jaringan infrastruktur antara masyarakat Ngada dan Matim saat musim hujan, fakta seperti itu harus diangkat oleh teman-teman wartawan.

BACA JUGA:  Kapolda NTT dan Danrem 161/Wira Sakti Perintahkan TNI Polri Netral di PSU Sabu Raijua

Dikatakan Roman terkait persoalan tersebut, masyarakat belum sungguh merasakan bahwa otonomi daerah itu sukses. Dalam prediksi saya, kalau pola politik tidak berubah dan masih seperti itu, sepuluh atau lima belas tahun kedepan otonomi daerah tidak berjalan.

“Artinya apa, para pemimpin kita adalah mereka yang berutang. Utang kepada pengusaha dan tim sukses. Hal itu coba digali. Apa relevansinya dengan infrastruktur yang buruk. Ia minta masyarakat untuk mawas diri, agar kedepan jangan terima uang dari calon tertentu”, jelasnya.

BACA JUGA:  Operasi Yustisi Pencegahan COVID-19 Di Wilayah Kintamani, 13 Warga Terjaring

Roman berujar, ini adalah mata rantai yang saling terkait antara satu dengan yang lain. Kedepannya, coba teman-teman wartawan mengurainya dan mencari solusi-solusi. Buruknya infrastruktur jalan raya tersebut akan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat.

“Publik Jakarta akan mengetahui terkait persoalan di daerah kita, dapat tercermin melalui tulisan melalui berita yang dibuat oleh teman-teman wartawan”, imbuhnya.

“Selain persoalan Infrastruktur jalan raya, masalah lain adalah air minum bersih”, lanjut Roman.

“Semua persoalan ini harus diangkat ke permukaan, agar mendapat perhatian dari pemerintah”, pungkasnya.

BACA JUGA:  BRI KCP Labuan Bajo dan BRI Kantor Cabang Ruteng Disomasi 2 Miliar, Gegara Sertifikat Bodong

Laporan: Ferdinandus Lalong