Sambut Kunjungan Gubernur Jabar, Camat Cibatu Berani Pakai Sandal

Garut, SorotNTT.Com-Camat Cibatu Dr. Sadirman Tanjung, berani tampil beda saat menyambut Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Stasiun Cibatu, dalam rangka meninjau Kesiapan Rencana Pelaksanaan dan Pengoperasian Reaktivasi Kereta Api Cibatu-Garut, ia terlihat tidak mengenakan sepatu, malah pakai sandal, tidak seperti Danramil dan Kapolsek Cibatu begitu sigap berseragam lengkap untuk menyambut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sesuai dengan schedule kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat, yakni pada Pukul 10.00 WIB, Gubernur Jabar beserta rombongan tiba di Stasiun Cibatu disambut Oleh Kepala Station Cibatu, dan Unsur Muspika Kecamatan Cibatu. Maka merekapun bersiaga untuk menyambutnya.

Berdasarkan apa yang dilihat, sewaktu penyambutan Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Barat, nampak Muspika Cibatu dengan posisi berbaris (berjajar) secara teratur, Kapolsek Cibatu AKP Moh. Dahuri, S.H.,M.M. (kanan) berpakaian kepolisian lengkap betsepatu. Begitupun Danramil 1105 Cibatu (tengah) berseragam lengkap.

Akan tetapi, sayang seribu sayang, Camat Cibatu Dr. Sadirman Tanjung (yang berbaris di sebelah kiri), entah lupa? Entah tergesa-gesa? Entah kakinya ada yang sakit sehingga takuat pakai sepatu? Ataukah sengaja? Ketika menyambut Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Barat malah menyambutnya dengan pakai sandal. Sedangkan 7 orang Anggota koramil 1105/ Cibatu, 5 orang Anggota Polsek Cibatu, Kepala Stasiun KA Cibatu, UPT Dishub Cibatu, Satpol-PP Cibatu, dan Kades Cibatu terlihat rapi menyambut kehadiran orang Nomor 1(satu) di Jawa Barat.

BACA JUGA:  SDM Unggul Bekal Indonesia Bersaing dalam Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Barat itu diiring rombongan, yaitu Direktur Utama PT. KAI (Didiek Hartantio), Direktur Niaga PT. KAI (Dadan Nurwenda), Direktur Ops PT. KAI (Heru), Direktur Prasarana (Awan), dan Kadaop II Bandung (Joko Widagdo). Mereka pada berpenampilan rapi-rapi, sopan dan beretika karena turut serta dengan Orang Nomor Wahid di Jawa Barat.

Terkait dengan penampilan Camat Cibatu menyambut Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Barat, mantan Ketua LSM GEMPITA kabupaten garut, Asep berlian via WhatsApp mengkritisi, pejabat setingkat Camat, seharusnya bersikap sopan dan elok, jangan bersikap tidak sopan! .

“Dengan penampilan pakai sadal, Sepertinya tidak punya dasar ketentuan beretika. Mungkin, mengabaikan SOP itu sendiri. SOP itu sudah dituangkan di internal kecamatan. Mungkin saja tidak di indahkannya, atau tidak sadar diri, bahwa seorang camat itu adalah bagian pejabat,” kata Asep Berlian,Kamis (06/01/2022).

BACA JUGA:  Paud Via Dolorosa Tulun Tuan Gelar Natal Bersama

Di samping statement tersebut, Asep Berlian via WhatsApp mengatakan, di acara yang dianggap resmi menyambut pejabat Jawa Barat dengan pakai sandal, ini betul-betul tidak menghargai pejabat setingkat Gubernur.

Sementara itu terkait dengan Camat Cibatu pakai sandal sewaktu menyambut orang nomor satu di Jawa Barat, dari IMM yang terkenal dengan nama Bang Dewa menyampaikan via WhatsApp, “Terima kasih mohon izin untuk menjawab, kalau berkaitan yang apa barusan dilontarkan, kalau dari segi pandang, apalagi ini dengan penyambutan pimpinan, statement yang akan saya kasihkan disini berbicara berkaitan dengan logika saja pantas, atau tidak begitu,” ujarnya.

Akan tetapi, sambungya, kalau sampai ini terjadi sesuai yang barusan bapak lontarkan, itu sebetulnya bisa untuk menjatuhkan figur Tongkat kepemimpinannya, baik untuk kedua belah pihak. Karena kenapa? satu, Yang namanya pimpinan itu secara tidak langsung kita harus bisa menghargai baik dari cara penampilan, ataupun etika dan attitude-nya.

BACA JUGA:  Gubernur dan Wakil Gubernur Tinjau Budidaya Lobster di Mulut Seribu

Kedua, Biarpun ranahnya di sini, contoh saja ada kedekatan satu sama lain, tapi kalau dilihat oleh publik nanti akan mencerminkan mis komunikasian. Yang kedua belah pihak, dan juga sorotan publik.

Ketiga, mau seperti apa dan bagaimana kalau pimpinannya saja sudah merasa tidak dihargai oleh bawahannya?

“Mungkin masukkan seperti itu, atau statement yang saya lontarkan hanya pandangan-pandangan logika saja. Semoga saja dari yang lain bisa menambahkan wassalam,” ucap bang Yudhi Dewa via WhatsApp

Sumber : Buser Bhayangkara74

Red