Seorang Kakek di Nagekeo, Diduga Nekat Cabuli Anak Dibawah Umur

Mbay, SorotNtt.com-Kejadian tragis di kelurahan Lape, kecamatan Aesesa kabupaten Nagekeo pada Rabu (9/10/2019) siang, dimana seorang anak berusia empat (4) tahun, sebut saja Bunga, mendapat perlakuan yang sangat tidak manusiawi oleh seorang kakek berinisial YL.

Media ini mendapatkan gambaran singkat kronolgis kejadian tersebut dari keterangan ibu kandung korban, Kamis (10/10/2019) setelah dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Kejadian ini bermula ketika Bunga bersama ibu kandungnya berinisial PK pergi memanen jagung di lahan milik AD, salah satu warga yang merupakan tetangga rumah mereka. Saat PK hendak pergi bekerja, Bunga dititipkan di pondok yang berada persis di pinggir sawah.

Yang berada di kebun saat itu ada empat orang yaitu, Bunga, PK, YL, dan istri dari pelaku. Saat hendak memanen jagung, Bunga dititipkan di pondok yang berada di pinggir sawah bersama YL.

BACA JUGA:  Matim Berprestasi lagi, Terbaik Penanganan TBC dan Terbaik Tingkat Kesembuhan Covid -19
Pondok tempat kejadian

Selang beberapa waktu kemudian ibu korban berusaha memanggil Bunga, untuk memastikan keberadaan anaknya yang dititipkan di pondok.

Tiga kali PK memanggil bunga, namun yang dapat didengar PK hanya sahutan Bunga, akan tetapi tidak melihat Fisik dari anaknya Bunga.

Timbullah rasa penasaran dari PK untuk memastikan kondisi anaknya, sehingga PK berinisiatif untuk pergi ke pondok tempat Bunga dititipkan tadi.

Yang didapatinya di situ suatu kejadian diluar dugaan, anaknya diperlakukan sangat tidak manusiawi oleh YL. Pemandangan yang tidak pernah diduga oleh seorang ibu.

Sungguh tega, sangat tidak berprikemanusiaan, keperkasaan seorang laki-laki dipertontonkan oleh seorang pria dewasa kepada anak kecil. Dan ini disaksikan oleh ibu kandungnya.

BACA JUGA:  Kerumunan Massa di BRI Cabang Ruteng dan Unit Motang Rua, Berpotensi Klaster Baru Covid-19

Dengan garangnya perlawanan ditunjukan oleh ibu korban dan berhasil melepaskan korban dari cengkraman pelaku.

Sempat terjadi perdebatan antara ibu korban dan pelaku dipondok tempat kejadian itu, dengan tenaga tersisa ibu korban berusaha untuk menggapai anak, dan berhasil ia dekap dan ia menciumnya.

Di lokasi tempat kejadian sempat terjadi perdebatan antara PK dan YL, yang intinya ada penyangkalan atas tindakan yang dilakukan oleh YL. Tetapi ini tidak menyurut semangat dan keberanian dari ibu korban ini.

Pilu dan pedih dirasakan oleh ibu korban, dengan cepat dia menggendong anaknya dan langsung dibawa kepolsek Aesesa untuk membuat laporan polisi.

Kapolsek Aesesa AKP Ahmad, SH kepada Media ini ketika dikonfirmasi Kamis (10/10/2019) menyampaikan bahwa pelaku sudah ditangkap dan sekarang sudah ditahan di polsek Aesesa, untuk selanjutnya diproses secara hukum.

BACA JUGA:  Herry Battileo SH, MH: Dalam Kasus NTT Fair 2 Bukti Saja Itu Sudah Cukup

(YANTO/TIM)