Miron sulap lahan persawahan tanam cabai

Sulap Lahan Persawahan Tanam Cabai, Pemuda Nagekeo Jadi Jutawan

Daerah Flores

NAGEKEO, SorotNTT.com – Pemuda di Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo berhasil mengalihfungsikan lahan persawahan menjadi kebun cabai.

Pemuda yang akrab disapa Miron (28) belakangan ini menjadi viral di media sosial Facebook dan WhatsApp karena memosting produksi pertanian (cabai) miliknya dengan caption promosi jualan.

Lahan garapan yang sejak dulu hanya menanam padi sawah, kini Miron sulap menjadi kebun cabai dan beraneka ragam sayuran.

Saat ditemui SorotNTT.com Sabtu (13/07/2019), ia membeberkan alasan terkait niat dan motivasinya untuk bertani cabai. “Saya termotivasi karena harga pasaran cabai belakangan ini sangat tinggi dan petani yang berada di sekitar lingkungan saya tidak menanam cabai sehingga saya bisa menangkap peluang ini karena konsumen sudah ada di sekitar saya.”

Pemuda asal Negekeo Flores yang sukses bertani cabai
Miron, seorang pemuda asal Nagekeo yang memetik keuntungan jutaan rupiah dari hasil menyulap lahan persawahan menjadi kebun cabai.

Tanaman cabai, ucap Miron, sebetulnya jauh lebih menguntungkan dibanding tanaman lain, tinggal ketekunan dan perawatan yang intens. Berada di lahan seluas 0,25 hektare, ia sudah memetik untung jutaan rupiah. Yang menarik, selama masa produksi berlangsung hingga 2 bulan, cabai bisa dipanen sekali dalam 2 pekan.

Lebih dari itu pemuda yang masih bujang tersebut mengungkapkan, selain untuk mendatangkan uang, dirinya ingin membantu ibu-ibu rumah tangga untuk mendapatkan cabai yang murah tanpa harus pergi ke pasar.

Bertani cabai yang ia tekuni juga dibanjiri pujian, salah satunya ialah Oris Bi, aktivis PMKRI Ende, yang mengapresiasi tindakan orang muda yang mampu menangkap peluang pasar bebas di era milenial.

“Semoga terobosan ini dapat menjadi contoh bagi sahabat muda yang sedang kesulitan mendapatkan pekerjaan pasca menamatkan kuliah di perguruan tinggi,” harap Oris. (Yanto)