Risky Tenggelam di Sungai Wae Pesi Reo

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Seorang pelajar Pondok Pesantren Pancasila Reo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, dikabarkan tenggelam disungai Wae Pesi, Rabu (03/02/2021).

IMG-20210816-WA0106

Hal ini disampaikan oleh Humas Polres Manggarai Ipda I Made Mudiarsa melalui rilisnya; Korban diketahui bernama Risky Aditya Rifai Karim, berjenis kelamin laki-laki, usia 13 tahun.

hut17_matim.jpeg

Diperkirakan kejadian berlangsung sekitar pukul 17.20 wita  bertempat di Sungai  Wae Pesi ( Belakang Pondok Pasentren Pancasila Reo ), dan sampai saat ini Korban belum ditemukan.

Sebagai Saksi dalam kejadian ini adalah, Muhamad Putra Mansha,(12 Tahun), Syabillylah Muhamad Yakub (13 Tahun), Salimun Hafis(13 Tahun), Muhamad Al  Fatir(13 Tahun)

Ipda Mudiarsa juga menyampaikan Kronologis Kejadian: Menurut Keterangan Para Saksi mata Sekitar pukul 17.00 wita setelah selesai melaksanakan piket Masjid para saksi dan korban berangkat menuju kearah belakang Pondok Pasentren tepatnya di Sungai Wae Pesi untuk mandi bersama sebelum melaksanakan sholat maghrib.

BACA JUGA:  Tanggapan Anggota DPRD NTT Terkait Wacana Penutupan TNK

Setibanya di pinggir Sungai Korban dan para saksi mandi bersama dengan cara memegang seutas tali nilon yang terikat pada tiang Tangga yang kemudian melompat ke arah sungai, seketika itu juga tali yang terikat pada tiang tangga yang menghubungkan Pondok Pasentren dengan Sungai Wae pesi terlepas sehinga korban dan para saksi langsung terbawa arus sungai.

Saat terbawa arus Korban sempat berpegangan tangan dengan Muhamad Putra Mansah, namun karena arus sungai yang sangat deras keduanya terhempas dan berusaha berenang ke tepi sungai.

BACA JUGA:  Capaian Kinerja Bidang Rehabilitasi BNNP NTT Tahun 2019

Saat yang bertepatan juga saudara Ahmad madi yang sedang melintas menggunakan perahu kecil melihat Muhamad Putra Mansah dan langsung menolongnya, sedangkan ke tiga saksi lainya yakni Syabillylah  Muhamad Yakub, Salimun Hafis dan Muhamad Al Fatir berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang ke arah pinggir sungai.

Jarak tempat mandi korban dengan tempat saudara  Ahmad Madi menyalamatkan Muhamad  Putra Mansha sekitar 200 meter.

Saat ini anggota Polsek Reo, Sat Polair dan warga masyarakat yang dipimpin oleh Kapolsek Reo Ipda Agustian Sura Pratama ,S.Tr.K masih melakukan pencarian terhadap korban dan Melakukan Koordinasi dengan stakeholder dan team SAR Kabupaten Manggarai.

Proses pencarian korban mengalami kendala yang disebabkan oleh kondisi arus sungai yang deras, hujan  dan air yang keruh.

hut17_fansi.jpeg hut17_sil.jpeg hut17_osi.jpeg hut17_yeni.jpeg hut17_domi.jpeg hut17_sma2pacar.jpeg hut17_smpn1pacar.jpeg hut17_manong.jpeg hut17_jon.jpeg