Talk Show SMAN 3 Borong Berhasil Menghipnotis Seluruh Peserta

Daerah

Borong, SorotNTT.Com-SMAN 3 Borong telah berhasil menyelenggarakan Talk Show dengan Tema”Refleksi Filosofis Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Dalam Perspektif Budaya Manggarai”, Selasa 23 November 2021.

Kepala SMAN 3 Borong dalam sambutannya mengapresiasi moment ini sebagai pencapaian yang diharapkan menjadi referensi untuk pembagunan manusia dalam bidang pendidikan.

Pada Talk Show kali ini menghadirkan Dua narasumber yaitu Romo Inosentius Sutam, Pr dan Drs. Antony Bagul Dagur, M.Si. Keduanya dikenal sebagai akademisi dan budayawan Manggarai yang mumpuni dalam persoalan adat dan budaya Manggarai.

Kedua narasumber dalam orasi ilmiahnya mengetengahkan paradigma budaya yang mesti berperan dalam mendidik anak bangsa khusunya anak-anak bangsa yang menghuni wilayah Manggarai.

BACA JUGA:  Memburu Bunyi-Mengejar Melodi di Flobamora

Sidang akademi yang dibalut dengan berbagai pernak-pernik ilmiah dalam pergumulan eksistensi budaya menghadirkan sungguh kenyataan dalam dunia pendidikan idealisme Ki Hadjar Dewantara dan implikasi TSM (terstruktur,sistematis dan masif) dalam dunia pendidikan sampai hari ini. 

Berpedoman pada data dan pengalaman di arena kehidupan membudaya terkuaklah berbagai dimensi yang mesti saling bersinergi dalam membentuk pribadi manusia yang manusiawi.

Dalam pemaparan kedua nara sumber menjelaskan berbagai cara serta nilai-nilai yang terlahir dari pribadi-pribadi berpendidikan, khususnya dalam dunia yang yang terus berubah.

Ada banyak hal yang terus menjadi keperihatinan kita saat ini baik sebagai insan pendidikan maupun insan yang berbudaya.

BACA JUGA:  SMA PGRI Soe Pilih Kasek Baru Setelah Yafhed Liem Meninggal Dunia Pekan Lalu

Hadir dalam diskusi ilmiah ini diantaranya seluruh civitas akademika SMAN 3 Borong, sebagai penyelenggara kegiatan, Kapolsek Borong, Perwakilan SMK Tiara Nusa, Ditjenbud, Perwakilan SDK Sita, Perwakilan SMAN 2 Borong, Perwakilan dari UNIKA ST. Paulus Ruteng, Perwakilan Koramil 1612-04 Borong, PPAT/Waereca, Rumah Baca Aksara serta Pemangku Adat Gendang Watang.

Waktu pelaksanaan Talok Show sedikit bergeser dari waktu yang dirancangkan sejak awal karena para pemateri dan seluruh peserta larut dalam diskusi yang hangat dan menghipnotis seluruh peserta ini.