Terlibat Konspirasi Jual Beli Aset Negara di Labuan Bajo, Pengacara Muhammad Achyar Ditahan

Daerah

Labuan Bajo, SorotNTT.com-Selain ke 15 tersangka kasus tanah di Labuan Bajo yang merugikan negara senilai 3 triliun, Tim Penyidik Gabungan Kejaksaan Tinggi NTT menahan Muhammad Achyar, S.H., pengacara yang namanya tertera pada plang di Keranga bersama Gabriel Mahal, S.H.

IMG-20210816-WA0106

Dalam plang tersebut tertulis “DILARANG MASUK!! TANAH INI MILIK H.M. ADAM DJUJE” di bawah penguasaan dan pengawasan advokad/pengacara Gabriel Mahal, S.H. dan Muh Achyar, S.H.

hut17_matim.jpeg

Kedua nama pengacara ini dipilox saat penyidik menyita tanah bermasalah tersebut yang diklaim milik Alm. H. Adam Djuje.

BACA JUGA:  Pengerjaan Jalan Propinsi Jalur Kuwus-Noa Tahun 2020 Diduga Berkualitas Buruk, Masyarakat Kecewa

Penyitaan tanah tersebut berdasarkan Surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT nomor: Print-15/N.3/Fd.1/10/2020 tertanggal 8 oktober tahun 2020. Surat perintah Penyitaan Kepala Kejaksaan Tinggi nomor: Print-181/N.3 5/Fd.3/10/2020 tertanggal 8 oktober tahun 2020. Serta Sesuai dengan penetapan dari Wakil Ketua Pengadilan Tipikor Kupang kelas 1 A tanggal 6 November 2020 untuk menyita tanah yang terletak di Keranga Toro Lemma Batu Kallo dengan luas kurang lebih 30 hektar.

Kini pengacara Muh. Achyar, S.H. ditahan Kejati NTT karena diduga terlibat konspirasi penjualan aset negara tersebut.

BACA JUGA:  Kapolres Manggarai Kembali Salurkan Bantuan untuk Keluarga ODGJ di Desa Ruang

Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim membenarkan pengacara Muh. Achyar, S.H. ditahan. Ia mengatakan setelah ditetapkan jadi tersangka, Achyar langsung ditahan di Rutan Salemba Jakarta.

“Kita titipkan di sana (Rutan Salemba). Sebentar pukul 23.00 WITA akan berangkat ke Kupang,” ungkap Abdul.

Laporan dan Editor: Pepy Dain

hut17_fansi.jpeg hut17_sil.jpeg hut17_osi.jpeg hut17_yeni.jpeg hut17_domi.jpeg hut17_sma2pacar.jpeg hut17_smpn1pacar.jpeg hut17_manong.jpeg hut17_jon.jpeg