pelantikan-pimpinan-dprd-manggarai-timur

Tiga Pimpinan DPRD Kabupaten Manggarai Timur dilantik

DaerahFlores

Borong, SorotNTT.com – Pelantikan tiga pimpinan DPRD Matim dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Ruteng, Sarnota M. Suek, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Matim di Lehong, Kamis (19/9/2019).

Pelantikan dalam rapat Paripurna Istimewa kali ini diikuti dengan Pengucapan Sumpah dan Janji Pimpinan DPRD Matim periode 2019/2024. Rapat Paripurna tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTT No.172.1/II/357/2019, tentang Pengangkatan Pimpinan DPRD Matim Masa Jabatan 2019-2024.

Untuk diketahui, Pimpinan DPRD yang dilantik kali ini, Heremias Dupa (Fraksi PAN) sebagai Ketua DPRD dengan jumalah 5 kursi, Bernadus Nuel (Fraksi Hanura) sebagai Wakil Ketua I dengan jumlah 4 kursi,  Damu Damianus (Fraksi Perindo) sebagai Wakil Ketua II dengan jumlah 4 kursi.

Pimpinan DPRD Matim, Heremias Dupa dalam sambutannya mengatakan, diruang publik Manggarai Timur berisi berbagai keluhan tentang susahnya akses transportasi darat yang menghubungkan ibu kota dan kecamatan, kecamatan antara kecamatan, kecamatan dengan desa dan antara kabupaten. 

“Keterbatasan sarana dan prasarana dari setiap lini dalam periode ini, mengisi ruang mimpi publik tersebut sesuai visi tentang Manggarai Timur yang sejahtera, berdaya dan berbudaya,” kata politisi PAN itu.

Untuk itu, lanjut Dupa, tentu untuk mewujudkan mimpi ini, kita mempunyai komitmen, semoga mimpi ini menjadi karya besar kita bersama. Kita sudah terbentuk melalui sebuah lembaga setelah pimpinan DPRD dilantik dan diambil sumpahnya pada hari ini.

“Moment sejarah  dan pengukuhan atas berdirinya kita sebagai lembaga DPRD Manggarai Timur, yang merupakan unsur penyelenggara pemerintah sesuai dengan ketentuan yang ada. Pada titik inilah kita ditantang untuk menjadi pelayan rakyat, sebagai penyelenggara pemerintahan. Kita sebagai anggota DPRD telah berani mengambil kesempatan terjun kepolitik demi komitmen yang kuat melayani rakyat, bukan turut terlibat dalam permainan dan daya guna kekuasaan,” jelasnya.

Terhadap hal ini, sambung Dupa, saya atas nama pimpinan lembaga DPRD kembali mengingatkan atas tugas pokok dan fungsi kita. Ada tiga fungsi utama kita di lembaga DPRD, yakni fungsi anggaran, pembentukan peraturan daerah, dan pengawasan. 

Masih kata Dupa, dalam skala nasional, tiga hal ini adalah hal yang paling mungkin untuk dijadikan evaluasi atas kinerja kita sebagai lembaga DPRD. Hal ini menjadi lumrah karena kita berasal dari proses yang panjang dalam demokrasi yang sedikit banyak menuntut kita untuk menjadi wakil rakyat yang baik,” imbuhnya.

“Kita harus mendengar suara rakyat yang menjadi energi dasar bagi kita dalam menjalankan fungsi kita secara baik. Energi yang sama akan menjadikan kita sebagai promotor dalam menyampaikan Manggarai Timur yang lebih sejahtera, berdaya dan berbudaya dari kondisi hari ini,” pungkasnya.

Dupa mengajak, Mari kita membangun harapan akan mimpi masyarakat Manggarai Timur selama lima tahun ini harus bisa menjadi catatan manis demi rakyat kita. Rumah DPRD ini menjadi rumah rakyat, tetapi bukan dijadikan ruangan hampa atau sampah. Melainkan ruangan ini harus diisi dengan pikiran-pikiran cerdas kita.

“Salam hormat dari kami pimpinan DPRD yang dilantik hari ini untuk membangun ide-ide cemerlang demi sebuah misi yang mulia bagi kesejateraan rakyat Manggarai Timur,” tutupnya. 

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Matim Agas Andreas, seluruh anggota DPRD Matim Periode 2019-2024, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, komisioner KPU, Bawaslu, pimpinan lembaga vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, rohaniwan, serta tamu dan undangan lainya.

Laporan : Ferdinandus Lalong