Tim Basarnas, Anggota TNI, Brimob bersama masyarakat lakukan Pencarian Bocah yang hilang Terhanyut Air Deras

Daerah

Labuan Bajo, SorotNTT.Com-Pada Sabtu tgl 20 Maret 2021 sekitar pukul 17.10 Wita di sungai Wae Rangga Kampung Wae Munting Desa Kombo tengah Kecamatan Pacar Kabupaten Manggarai Barat telah terjadi kecelakaan / terpeleset dari jembatan kayu penyeberangan yang mengakibatkan 1 orang korban hilang terhanyut oleh air sungai yang deras karena curah hujan yang tinggi.

Adapun identitas korban yang hilang bernama Tio (9) asal Wae Munting Desa Kombo tengah Kec.Pacar Kabupten Manggarai Barat,NTT

Kronologis Kejadiannya dimana Pada saat orang tua kandung atas nama ibu Selviana Iwan bersama korban Tio (9) menyeberangi jembatan Wae Rangga dalam kondisi basah dan hujan sehingga terpeleset dan jatuh ke sungai sehingga korban atas nama Tio terhanyut walaupun sempat di pegang oleh ibu kandung korban tetapi karena aliran air sungai Wae Rangga yg deras mengakibat korban lepas dari pegangan ibu kandung korban

Sampai dengan saat ini korban atas nama Tio belum bisa di temukan

Adapun langkah langkah yang di ambil oleh Danramil setelah mendapat laporan dari pak Ferdi dari Labuan Bajo, pada pukul 18.00 Wita, Danramil berkordinasi dgn Polsek Macang Pacar, Kecamatan Pacar dan Basarnas dari Labuan Bajo utk melakukan pencarian korban di lokasi kejadian.
Danramil memerintahkan rekan Babinsa Pacar segera bergabung dengan warga kampung Wae Munting utk melakukan pencarian lanjutan.

Danramil 1612-08/Macang Pacar Lettu Inf Simon Halek, kepada media ini mengatakan bahwa
Pencarian korban yang terpeleset dari jembatan kayu penyebrangan di sungai Rangga,Desa Kombo Tengah Kecamatan Pacar Kabupaten Manggarai Barat dilanjutkan pada hari ini Minggu, 21 Maret 2021 pukul 09. 20 WITA.

Tim yang tergabung dalam pencarian korban tersebut diantaranya :

  1. Basarnas Kabupaten Mabar 6 orang
  2. Babinsa Koramil 08/Macang Pacar 8 orang.
  3. Brimob dari Mabar 2 orang.
  4. Masyarakat 20 org.

Simon menjelaskan bahwa adapun Kendala yg di hadapi oleh petugas di lapangan yaitu Cuaca hujan dan berkabut serta Arus air sungai cukup besar dan keruh.

Lebih lanjut Simon mengatakan bahwa Pelaksanaan pencarian tetap menggunakan faktor keamanan keselamatan petugas dilapangan dan Untuk perkembangan lanjutan akan dilaporkan pada kesempatan pertama.

Sampai diturunkannya berita ini korban belum ditemukan.

Pedi Paty