Tujuh desa masih tergolong sangat tertinggal di Manggarai Timur

Daerah Flores

Borong SorotNTT.com – Berdasarkan hasil ukur Indeks Desa Membangun (IDM) di Kabupaten Manggarai Timur, sesuai Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun, bahwa pada tahun 2019, Kabupaten Manggarai Timur mengalami peningkatan yang sangat signifikan soal kemajuan pembangunan desa dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Dari 159 desa yang ada di Manggarai Timur, jumlah desa dengan status sangat tertinggal sebelumnya sebanyak 58 desa, kini tinggal 7 desa sangat tertinggal. Sedangkan 51 desa lainnya mengalami peningkatan status dari sangat tertinggal menjadi tertinggal .

7 desa tertinggal itu antara lain, Desa Golo Munga Barat, Desa Golo Wontong (Kecamatan Lamba Leda), Desa Golo Ros, Desa Compang Teber dan Satar Lenda (Kecamatan Rana Mese), serta Desa Mosi Ngaran, dan Nanga Puun (Kecamatan Elar Selatan).

Sedangkan desa dengan status tertinggal sebelumnya berjumlah 80 desa, kini  berkurang menjadi 55 desa  tertinggal, karena 25 desa mengalami kenaikan status menjadi desa berkembang. Desa tertinggal bertambah jumlahnya menjadi 106 desa .

Jumlah desa dengan statusnya masing-masing mengalami perubahan, antara lain desa dengan status berkembang sebelumnya berjumlah 19 desa, kini berkurang menjadi 18 desa berkembang karena 1 desa mengalami peningkatan status menjadi desa maju.

Dan selanjutnya, desa berkembang jumlahnya bertambah menjadi 43 desa berkembang, setelah terjadi penambahan 25 desa naik status dari desa tertinggal menjadi desa berkembang. 

18 desa berkembang sebelumnya ditambah dengan 25 desa naik status, dari desa tertinggal menjadi desa berkembang, menjadi total 43 Desa berkembang.

Sedangkan desa maju sebelumnya 2 desa, kini menjadi 3 desa, karena 1 desa naik status dari desa berkembang menjadi desa maju. 3 desa maju itu, yakni Desa Golo Lobos, Desa Bangka Pau di Kecamatan Poco Ranaka, dan Desa Nanga Labang di Kecamatan Borong.


Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Ir. Bony Hasudungan, saat di hubungi media ini  via Whatsapp, Selasa (27/08/2019). Ia menjelaskan untuk 7 desa yang masih kategori sangat tertinggal, itu hasil penilaian dari 3 aspek, yaitu aspek sosial, aspek ketahanan, aspek ekonomi, dan ketahanan ekologi desa 

Untuk ke 7 desa yang sangat tertinggal, Bony mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan melakukan pertemuan dengan dinas PMD serta camat dari 7 desa, yang masih kategori sangat tertinggal 

“Kita paparkan secara detail hasil penilaian supaya kita tau potret dari masing- masing desa itu, apa masalahnya, apa yang sudah dilakukan, apa yang belum dilakukan, dan yang harus dikerjakan, ” ujar Bony.

Bony melanjutkan, sehingga dana desa dan ADD bisa diarahkan menyelesaikannya, dan saya yakin dengan pola ini, ke-7 desa yang masih sangat tertinggal ini akan keluar dari kategori sangat tertinggal, dan naik status menjadi tertinggal bahkan menjadi desa berkembang.



Laporaran : Dodi Hendra