Tunjangan Guru Terpencil Cawu IV Tahun 2021 Diduga Diselewengkan Dinas Pendidikan Nias Barat

Nias Barat, SorotNTT.Com-Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat Provinsi Sumatera Utara diduga kuat menyelewengkan Dana Tunjangan Guru Khusus Daerah Terpencil (TKG) Cawu IV (Oktober Nopember dan Desember) Tahun 2021 senilai 6 Miliar lebih. Hal tersebut diketahui dari beberapa sumber informasi yang layak dipercaya. Jum’at, (17/06/2022)

Sebagaimana diketahui bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat tidak atau belum menyalurkan tunjangan Guru Khusus PNS Daerah Terpencil (TKG) untuk Catur Wulan IV Tahun 2021, dimana banyak guru-guru yang mengeluh dan merasa korban atas perlakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat yang disinyalir telah menyelewengkan dana miliaran rupiah. Namun, hingga sekarang ini memasuki tahap semester II tahun 2022 belum juga ada tanda-tanda dana tersebut direalisasikan.

Beberapa Guru PNS yang berada dilingkungan Kabupaten Nias Barat, baik guru-guru SD maupun guru-guru SMP mengeluh dan menyampaikan kepada media bahwa Tunjangan Guru Khus Terpencil (TKG) Kabupaten Nias Barat untuk Cawu IV Tahun 2021 kiranya dapat dibayarkan secepatnya kepada kami. “itu adalah hak kami, perut anak dan keluarga kami”, kami tidak tahu mengapa Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat tidak mau membayarkan Dana tersebut, padahal kewajiban kami melaksanakan tugas mengajar sudah kami lakukan sebatas kemampuan kami”, ujar sejumlah guru yang tidak mau disebutkan namanya.

BACA JUGA:  Ini Tujuan Kodim 1604/Kupang Gelar Sosialisasi P4GN

Bahkan hingga Cawu I & II Tahun 2022 ini Dana Tunjangan Khusus Guru bagi guru-guru juga belum terbayarkan, ada apa dengan Pemerintah Kabupaten Nias Barat ini?, tanya salah seorang guru.

Menyikapi persoalan ini, media melakukan konfirmasi kepada Kadis Pendidikan Kabupaten Nias Barat Hadrianus Hia, S.Pd di Kantornya, tetapi beliau tidak berada di lokasi, akhirnya wartawan menghubungi melalui WhatsApp pada hari Jumat, 17 Juni 2022, menanyakan hal tersebut dan alasan apa Dinas pendidikan Kabupaten Nias Barat Tidak mau membayarkan Tunjangan Khusus Guru Terpecil lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Kadis Pendidikan Kabupaten Nias Barat Hadrianus Hia, malah tanya balik kepada wartawan, siapa sumber informasi itu, aneh…(?) Wartawan menjawab “bapak tidak perlu tahu informasinya dari siapa, karena itu hak wartawan melindungi sumber informasi, justru karena ada issue, makanya pihak wartawan mencoba kofirmasi kepada anda, terkait hal dimaksud, komunikasi pun berakhir sampai disitu karena Kadis tidak mau membalas WhatsApp wartawan.

BACA JUGA:  Semangat Bela Negara harus ditanamkan pada setiap Warga Negara

Tidak puas hasil komunikasi dengan Kadis Pendidikan, media mencoba hubungi Kabid PTK Dinas Pendidikan Rekman Waruwu via seluler, namun tidak dijawab. Kemudian, media mengirimkan Pesan Melalui Whatsapp “izin apak Kabid, dimana Posisi Pak kabid? Lalu di jawabnya,” Saya masih diperjalanan,” balasnya. Hingga Pukul 16.00 WIB, Kabid PTK-pun tidak kunjung datang.

Media mencoba konfirmasi kepada Ketua DPRD Nias Barat Drs. Evolut Zebua melalui WhatsApp menanyakan pendapat beliau terkait dengan persoalan ini, namun lagi-lagi tidak ada jawaban. Pertanyaan yang sama “ada apa dengan Pemerintah Kabupaten Nias Barat ini”?

Tidak merasa putus asa, media mencoba konfirmasi kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Nias Barat perihal Dana Tunjangan Khusus Guru Daerah Terpencil (TKG) untuk Cawu IV Tahun 2021 dimaksud, akhirnya mulai ada gambaran benang merahnya setelah pihak BPKPAD membenarkan kasus itu bahwa memang Tunjangan Khusus Guru Daerah Terpencil (TKG) untuk Cawu IV Tahun 2021 belum dibayarkan hingga saat ini. Menurut narasumber yang tidak mau disebutkan namanya bahwa “Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat Belum mengajukan pembayaran Tunjangan Khusus Guru terpecil tersebut kepada BPKPAD, bagaimana kami bisa tindaklanjuti kalau Pihak Dinas Pendidikan belum mengajukan?, artinya masalahnya dari Dinas bersangkutan dan bukan dari kami”, ujarnya.

BACA JUGA:  Partai Nasionalis: Orang Indonesia Timur Bisa Duduk Di Pengurusan Pusat

Red