Vaksin Covid-19 Tiba di Matim Kepala Bidang P2P : “Pelayan Publik Jadi Prioritas Utama Tahap Kedua”

Daerah

Borong, SorotNTT.com- Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur telah menerima distribusi vaksin tahap dua dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 06/03/2021.Total 230 vial vaksin yang nantinya diperuntukkan bagi pelayan publik di Matim .

“Iya, betul kita mendapatakan 230 vial vaksin Covid-19 tahap kedua. Untuk sementara disimpan di Gudang Farmasi Kabupaten Matim yang berlokasi di Kompleks Puskesmas Borong,” jelas Ani kepada media ini, Senin, (8/03/202) di Gedung Farmasi Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Pranata Kristiani Agas, S.Far., Apt. mengatakan, kelompok penerima vaksin Covid-19 tahap kedua diprioritaskan untuk petugas pelayanan publik, seperti; Tokoh Agama, TNI, Polri , ASN, guru, pelaku pariwisata, dan instansi vertikal .

“Intinya, kelompok prioritas penerima vaksin tahap kedua ini merupakan petugas pelayanan publik baik di sektor pemerintahan maupun swasta yang memiliki interaksi dan mobilitas yang sangat tinggi, sehingga sangat rentan terpapar Covid-19,” jelasnya.

Kata dia, ada empat tahap yang menjadi prioritas vaksinisasi seperti; tenaga kesehatan, pelayan publik, masyarakat berisiko, dan masyarakat luas. Namun, perlu diingat bahwa meskipun telah divaksinasi harus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan rutin.

“Vaksinasi tahap kedua ini akan secepatnya dilakukan. Semoga vaksinasi bisah menekan angka terpapar Covid-19 di Matim,” tegasnya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan vaksin di tahap kedua ini tidak perlu khawatir. Pelayanan vaksinisasi ini berdasarkan basis risiko.

‚ÄúSabar yah. Yang tidak mendapatakan vaksinisasi di tahap kedua jangan khawatir .Nanti akan dapat di tahap ke tiga dan ke empat. Semua warga negara Indonesia berhak mendapatakan vaksin. Itu komitmen dari kementrian kesehatan,” imbuhnya.

Ani juga berpesan kepada calon penerima vaksin agar tetap menjaga kesehatan sebelum divaksinisasi, karena prinsipnya yang menerima vaksin itu harus sehat jiwa dan raga.

” Harus menjaga kesehatan sebelum divaksin. Jangan begadang dan minum-minuman yang beralkohol,” pesannya.

Laporan : Dodi Hendra
Editor: Pepy Dain