Viktor B. Laiskodat “ Semangat Untuk Berubah Harus Menjadi Gerakan Bersama”

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Dua tahun sudah Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memimpin wilayah ini, setelah dilantik 5 September 2018 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta.

Dalam kurun waktu tersebut, Gubernur NTT yang sering disebut VBL itu tak henti hentinya berkeliling pada wilayah propinsi yang memiliki 3 pulau besar yaitu Flores, Sumba dan Timor serta ribuan pulau pulau kecil baik yang berpenghuni dan yang tidak.

Dia berkeliling memotivasi rakyak NTT agar keluar dari peringkat ketiga termiskin di Indonesia.

Sabtu, 5/9/2020 Gubernur NTT itu, mengunjungi wilayah Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai NTT. Pada tempat terpencil itu VBL mengisahkan tentang kemiskinan yang merupakan penjumlahan dari orang bodoh dan malas..

“ Orang miskin adalah hasil penjumlahan dari orang bodoh dan malas, jika kita mengetahui seorang itu miskin maka dipastikan bahwa, itu adalah hasil penjumlahan dari bodoh dan malas, orang bodoh dan malas adalah penumbang terbesar kemiskinan di daearah ini “ katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, “ semangat untuk berubah haruslah menjadi gerakan bersama, dan hal ini sudah ditunjukan oleh pihak Gereja Katolik pada wilayah ini yang dimotori oleh Yayasan Sekolah Umat Katolik Manggarai ( SUKMA) selama 50 Tahun melaksanakan pendidikan pada wilayah ini “ lanjutnya.

Sejalan dengan itu Uskup Ruteng Mgr, Sipri Hormat menampaikan; Gerakan besar bangsa untuk mencerdaskan anak bangsa,apapun suku dan agamanya, menjadi bagian dari tanggung jawab Gereja. Pada cita-cita yang luhur dan mulia itu, kita pun terpanggil untuk membangun pendidikan sebagai media kabar baik, unggul dan lebih berpihak pada orang miskin.

“ Pendidikan memang harus menjadi kabar baik di tengah budaya kekerasan dan budaya kematian yang kita rasakan akhir-akhir ini.Gereja harus bisa menularkan budaya kehidupan, belaskasih dan kerahiman di tengah euforia remaja kini yang sangat mengagungkan materialisme, konsumerisme “ jelas Uksup yang belum setahun memimpin Keuskupan ini.

Di tempat lain, tepatna di SMA Negeri 1 Lelak di Ketang, Gubernur NTT itu dalam kunjungan singkatnya, mengajak para civitas akademika sekolah itu untuk membangun pendidikan dengan cara baru, yaitu membangun SDM baik guru maupun siswa siswa.

“ Untuk para Guru, bangunlah keunggulan pada setiap sekolah, apakah itu tehnologi informasinya, atau mata pelajarannya, sehingga sebuah panti pendidikan terkenal karena keunggulannya “ katanya.

(Willy Grasias)