Wabup Matim dan Kapolres Manggarai Pantau Lokasi Kejadian Perkelahian Warga di Dataran Gising

Wakil Bupati Matim, Drs. Jaghur Stefanus bersama Kapolres Manggarai, AKBP Cliffri Steinly Lapian, S.I.K memantau lokasi kejadian perkelahian antar warga di Dataran Gising. 

Pantauan sorotNTT.com pada Minggu,(20/10/2019) sekitar pukul 11:15 Wita, tampak Wakil Bupati Matim Drs.Jaghur Stefanus bersama Kapolres Manggarai AKBP Cliffri Steinly Lapian, S.I.K, meninjau lokasi kejadian sekaligus pendalaman kasus perkelahian antara warga Kabupaten Ngada dan Kabupaten Matim yang mengakibatkan 1 orang Korban Meninggal dunia dari warga kabupaten Ngada dan 3 orang lainnya korban penembakan yang berasal dari kabupaten Matim.

Turut hadir di lokasi tersebut; Camat Elar Selatan, Stefanus Lamar, S.P, Plh Danramil 1612- 05/ Elar, Pelada M. Ramadhan, Kaposub Wukir, Aiptu Petrus amir, Kasat Sabara Polres Ngada, IPTU Andreas, Babinsa dan Babinkantibmas Elar Selatan dan Pjs Kades Sangan Kalo, Stanis Dalis.

BACA JUGA:  Berantas Jurnalis Abal-abal, Dewan Pers Bentuk Satgas Media Online

Usai meninjau lokasi kejadian naas tersebut, Wakil Bupati bersama Kapolres, Plt Danramil 1612/05 Elar, Camat Elar Selatan bertemu dengan ke 14 orang warga desa Sangan Kalo di Aula Kantor Camat Elar Selatan, untuk memberikan himbauan sekaligus mendengar laporan kronologis singkat dari para pelaku. 

Dalam kesempatan itu, Kapolres Manggarai, AKBP Cliffri Steinly Lapian, S.I.K, mengatakan, kami dari pihak kepolisian menghimbau kepada masyrakat Sangan Kalo untuk jangan terpengaruh serta jangan terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang.

“Kami dari kepolisian akan mencari dan menyelidiki keterkaitan korban baik dari kabupaten Ngada maupun dari kabupaten Manggarai timur”, ungkapnya. 

Dia menambahkan, kami mengharapkan kerja samanya untuk mengungkap peristiwa yang terjadi kemarin serta kami akan berkoordinasi degan Polres Ngada untuk  membuat terang dan mengungkap peristiwa yang terjadi kemarin.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Makin Kuat Menuju 2024 dengan Kerja Nyata, Walau Tanpa Baliho

“Serahkan persoalan ini kepada pihak yg berwajib dan berharap persoalan ini tidak terjadi lagi di kemudian hari”, pungkasnya.

Sementara  Wakil Bupati Matim, Drs. Jaghur Stefanus, menghimbau kepada warga yang terlibat dalam kejadian tersebut untuk memberikan keterangan kepada pihak yang berwajib yang sejujur-jujurnya.

“Hal ini agar semuanya bisa dipertanggungjawabkan dan bisa dapat mengungkap motif dari kejadian ini”, ungkapnya. 

Dia meminta warga untuk sementara jangan  melakukan aktivitas di lokasi tersebut.

Hal yang sama disampaikan oleh Danramil 1612- 05/ Elar, Pelada M. Ramadhan. Ia menyampaikan agar Kejadian ini jangan terulang kembali. 

Untuk diketahui, Polres Manggarai  akan berkoordinasi dengan Polres Ngada untuk mengidentifikasi kasus yang terjadi agar secepatnya ditangani. 

BACA JUGA:  Curi iPad, Dua Remaja Asal Rahong Utara diamankan Polisi

Sementar 3 korban asal Sangan Kalo akibat luka tembakan sudah dilarikan ke RSUD Ruteng untuk pertolongan medis.

Laporan : Ferdinandus Lalong