Wajib Berbahasa Inggris Bagi ASN Lingkup Pemerintah Provinsi NTT

Pergub wajib berbahasa Inggris

Kupang, SorotNTT.com – Mulai 30 Januari 2019 semua ASN Lingkup pemerintah provinsi NTT wajib berbahasa Inggris. Aturan tersebut ditetapkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor B. Laiskodat, melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 56 tahun 2018 tentang Hari Berbahasa Inggris. Dalam aturan tersebut mewajibkan setiap PD, lembaga dan desa wisata wajib berbahasa Inggris setiap hari Rabu.

“Pak Gubernur sudah menandatangani Pergub itu untuk selanjutnya mulai diberlakukan,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius A Jelamu kepada wartawan di Kupang, Selasa (29/1/2019)

BACA JUGA:  Panen Padi di Lembor, Gubernur NTT Janjikan ini ke Masyarakat

“Pergub ini berlaku bagi seluruh masyarakat NTT, khususnya daerah yang masuk dalam desa wisata, serta bagi ASN dan perangkat daerah di NTT,” Marius menambahkan.

Ia mengatakan mereka yang melanggar peraturan tentang hari berbahasa Inggris akan dikenai sanksi.

Bagi aparatur sipil negara (ASN), menurut dia, sanksinya bisa berupa teguran lisan dan tertulis atau kewajiban mengikuti kursus bahasa Inggris dengan biaya sendiri.

BACA JUGA:  Audiens bersama Ikatan Keluarga Amfoang, Gubernur VBL Ajak Kolaborasi Bangun Potensi Daerah

“ASN yang tidak mengikuti aturan itu harus mengikuti kursus bahasa Inggris dengan biaya sendiri,” imbuhnya

Menurut Peraturan Gubernur itu, Bupati/Wali Kota bertugas mensosialisasikan peraturan mengenai hari wajib berbahasa Inggris bagi ASN dan masyarakat, khususnya di desa-desa wisata, serta mengawasi penerapannya. (Alvino Latu)