Warga Bangga Dengan Upaya Polres Manggarai Menyelesai Masalah Pemagaran di Mbaumuku

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Masyarakat pemilik lahan serta pengguna jalan yang ada di Lingko Mbaumuku merasa puas dengan kinerja yang telah di tunjukkan oleh Polres Manggarai.

Keresahan warga terkait aksi pemagaran oleh beberapa warga sekarang ini sudah terselesaikan dengan baik, berupa telah dibongkarnya pagar tersebut.

Selama dua tahun pagar ini berdiri kokoh ditengah jembatan yang ada di laing Mbaumuku, masyarakat seakan dibuat tak berdaya dengan berbagai upaya menyelesaian yang tanpa hasil.

Pihak kelurahan Mbaumuku serta pihak Kecamatan sudah berulang kali mencoba mencari jalan untuk menyelesaikan persoalan ini, namun rupanya mereka gagal, bahkan beberapa kali pihak polisi dari polres Manggarai turut hadir dilokasi juga.

Puncak keberhasilan dari semua proses ketika Bupati Manggarai Herybertus Nabit, hadir dilokasi 16 Desember 2021, dengan cepat semuanya terjawab dan pagar ini berhasil dibongkar.

Saat itu kehadiran Bupati Hery didampingi oleh Kadis PUPR Manggarai, Kasad Pol PP, Camat Langke Rembong, Lurah Mbaumuku dan Mendapat pendampingan keamanan dari Pihak Polres Manggarai dan Kodim 1612 Manggarai.

Kapolres Manggarai Melalui Kasubag Humas Ipda I Made Budiarsa, kepada Media ini, Kamis(16/12/2021) menyampaikan,” Setelah polres Manggarai mendapat surat pengaduan dari masyarakat beberapa waktu lalu, maka langkah yang diambil pihak penyidik yaitu mengumpulkan informasi keberbagai instansi pemerintahan di Kabupaten Manggarai.

BACA JUGA:  Proyek Jalan Benteng Jawa-Dampek Diduga Kerja Asal Jadi

Selanjutnya Kasad Reskrim serta penyidik telah bertemu pihak pemda Manggarai dalam hal ini Bupati dan jajaranya untuk membahas persoalan ini.

Ketika itu Bupati Manggarai menyampaikan akan secepatnya mengatur waktu untuk menyelesaikan masalah ini, dan puji Tuhan masalahnya sudah terselesaikan dan pagar telah dibongkar.

Mendapati kenyataan bahwa pagar ini telah selesai dibongkar warga pemilik lahan yang sempat menyampaikan pengaduan ke Polres Manggarai, Gabriel Gabur dan Fransiskus Doni menyampaikan ucapan trimakasih kepada Bapak  Kapolres Manggarai dan Bapak Bupati Manggarai yang telah mendengar keluhan warga.

Sifat pengaduan kita tersebut untuk meminta pihak polres manggarai untuk membantu menyelesaikan persoalan pemagaran tersebut yang sudah dua tahun berlangsung, kita tidak mengetahui siapa yang melakukan pemagaran waktu itu, makanya kita menggunakan bahasa”Oknum”.

Tujuan kita mengadu juga untuk membebaskan kami pemilik lahan dan pengguna jalan sehingga bisa melewati jalan tersebut untuk kesawah, karena sudah dua tahun kami sengsara kalau kesawah harus melewati kali, kadang kami jatuh dan terluka.

BACA JUGA:  Kelompok Ibu-Ibu Janda di Dampek Budidaya Sorgum, Panen Perdana Oleh Camat LAUT

Kami tidak tau apa motif atau dasar sehingga ada oknum yang lakukan pemagaran jalan tersebut dan bertahan begitu lama, kita sebagai pemilik lahan dan pengguna jalan merasa dirugikan atas aksi yang begitu lama ini, makanya kita lakukan pengaduan atas ulah “Oknum”tersebut.

Saat ini pagar sudah dibongkar, dan kami merasa masalah sudah selesai, pengaduan kami sudah terjawab, dan tidak akan ada lagi pengaduan yang sama dikemudian hari, karena harapan kami sudah terjawab, kami bangga dengan prestasi pihak Polres Manggarai dan pihak Pemda Manggarai, tutur Gabriel dan Fransiskus.

Hanya ini yang kami inginkan selama ini supaya pagar segera dibongkar dan sekarang sudah terlaksana. Biarkan seluruh warga disekitar lahan hidup dengan normal kembali.

Kedepan kami sebagai pemilik lahan sudah dengan leluasa melewati jalan ini untuk beraktivitas normal di sawah milik kami, sehingga alat rontok padi bisa dibawah mendekati areal sawah, tidak lagi kita sengsara seperti selama ini.

Sekali lagi kami tegaskan bahwa pengaduan kami telah terjawab dan masalah sudah selesai. Kami mengharapkan agar kedepan tidak ada lagi aksi yang sama yang merugikan kepentingan umum.

BACA JUGA:  Wakil Gubernur NTT Audiens Bersama Bupati dan Wakil Bupati Malaka

Mari kita bergandengan tangan untuk membangun daerah kita ini dengan membangun keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat tanpa mengorbankan kepentingan umum.

Sekali lagi kami bangga dengan cara penyelesaian pihak Polres Manggarai yang bersinergi dengan Pemda Manggarai dalam menyelasaikan persoalan pemagaran di lingko Laing Mbaumuku ini.

Semoga kedepan Polres Manggarai tetap meningkatkan pendekatanya kepada masyarakat sehingga berbagai persoalan segera teratasi dengan baik, tutup Gabriel dan Fransiskus.