Warga Masyarakat Sambangi Kantor Desa Pacar Pertanyakan Realisasi APBDES

Labuan Bajo, Sorotntt.com, Beberapa tokoh masyarakat bersama tokoh muda Desa Pacar mendatangi kantor Desa Pacar pada Selasa 26/4/2022 sekitar pukul 10.00 Wita untuk beraudiensi dengan pihak Pemdes Pacar terkait dengan beberapa persolaan yang terjadi selama ini di Desa Pacar.

Adapun beberapa persoalan yang terjadi di Desa Pacar bahwa masyarakat Desa Pacar selama ini tidak pernah melihat papan infografis APBDES Tahun anggaran berjalan yang dipajang di tempat-tempat yang mudah diakses publik. Oleh sebab itu, masyarakat Desa merasa perlu untuk meminta penjelasan dari Pjs Desa Pacar terkait dengan pengelolaan dana desa tersebut dari tahun ke tahun.

PJS Desa Pacar Martinus  Jebarus saat ditemui oleh masyarakat desa pacar tersebut menjelaskan bahwa terkait program pembangunan desa yang bersumber dari Dana Desa belum bisa memberikan keterangan detail karena dokumen kepemeritahan Desa Pacar mulai dari APBDES, APBDES Perubahan, maupun Realisasi APBDES dari tahun 2018 hingga tahun 2021 tidak ada di kantor desa karena semua berkas-berkas tersebut  sampai dengan saat ini belum diserahkan oleh Mantan PJs sebelumnya.

Situasi saat Masyarakat Desa Pacar beraudiensi dengan Pemdes Pacar, (26/4) (Foto : Ist)

Terkait dengan dokumen dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2021 yang tidak ada di kantor Desa Pacar dan belum diserahkan oleh Penjabat sebelumnya bahwa kemarin (25/4) pihak Pemdes Pacar sudah menandatangani surat pernyataan terkait tidak adanya dokumen tersebut serta semua aset desa yang ada di realisasi APBDES akan tetapi fisiknya tidak ada.

BACA JUGA:  Camat Pacar Lantik Martinus Jebarus Sebagai Penjabat Kedes Pacar

“Saya ambil contoh yang kami temukan bahwa di realisasi APBDES tahun 2021 semester 1  ada itu pembelanjaan mebeler dan aksesoris ruangan dengan anggaran sebesar Rp. 18.000.000 dan kami akaan telusuri terus dimana tempat asesoris itu disimpan. Tetapi ini kami akan telusuri kemudian dan yang paling penting adalah berkaitan dengan dokumen.

Ia juga mengungkapkan bahwa dokumen APBDes dari tahun ke tahun penting sebagai rujukan untuk merumuskan kebijakan atau program sehingga pembelanjaan desa tidak tumpang tindih.

Lebih lanjut PJS Desa Pacar menjelaskan bahwa terkait dengan papan informasi APBDES Desa Pacar itu pihaknya juga tidak tahu apakah itu pernah dibuat atau tidak oleh penjabat sebelumnya. Tetapi kalau berkaitan dengan papan informasi proyek ya tanpa diperintah pun itu harus dibuat. Sehingga masyarakat tahu bahwa sumber dananya darimana, pagu danaya berapa, siapa yang kerja, berapa bulan waktu pengerjaan dan lain sebagainya itu mesti dipajang. Jelas Martinus

PJS Kepala Desa Pacar bersama ketua BPD dan Anggota BPD Desa Pacar ( Foto: Ist)

Kemudian yang paling konyol menurut PJS Desa Pacar bahwa, sesuai ketentuan yang ada, dimana baliho APBDES itu perlu dipajang di tempat yang bisa diakses oleh publik. Dengan tujuan masyarakat sendiri bisa mengontrol semua penggunaan dana desa, namun semuanya itu tidak ada. Selanjutnya terkait dengan dokumen APBDES itu seharusnya ada pegangan bagi BPD namun yang terjadi ternyata BPD sendiri tidak ada arsip semua dokumen tersebut selama mantan PJS sebelumnya menjabat.

BACA JUGA:  Laga Perdana Laskar Pacar FC vs Puing FC Berakhir dengan Skor Kacamata

Adapun tujuan dokumen tersebut harus ada di BPD kata Martinus Jebarus yaitu dimana ketika akhir tahun BPD akan menyurati Kepala Desa untuk mempertanggungjawabkan APBDES dan semuanya harus dijelaskan pada saat laporan pertanggungjawaban (LPJ) Kepala Desa. Ketika itu dibuat maka BPD akan melihat atau mengecek semua mana yang belum dijalankan dan mana yang sudah. Jikalau ditemukan adanya kejanggalan maka itu yang perlu di telusuri.

Hal senada juga dipertegas oleh Ketua BPD desa pacar Malsidus Sudirman menjelaskan bahwa ” Kami jawab sesuai yang kami tahu dan yang kami rasakan dimana fakta yang terjadi di Desa Pacar memang semua dokumen pada tahun-tahun sebelumnya itu tidak ada di kantor desa. Ketika berkas tersebut diminta oleh BPD kepada Penjabatnya saat itu Ia selalu beralasan bahwa belum di print out berkasnya karena tidak ada tinta printer. Kemudian untuk tahun 2021 berdasarkan APBDES tahun 2020 salah satu prioritas saat itu adalah tentang BLT sehingga pembangunan untuk tahun 2021 tidak terlaksana karena tidak ada anggaranya.  Sehingga untuk papan informasi proyek pada tahun 2021 itu tidak ada karena tidak ada pembangunan fisik. Yang ada saat itu hanya baliho informasih APBDES dan baliho ini dipajang di depan kantor Desa Pacar oleh Penjabat sebelumnya.  tetapi sebagai bukti fisik berupa arisp dokumen itu tidak ada di kami sebagai BPD karena mantan Penjabat Desa Pacar tidak pernah menyerahkan arsipnya kepada semua BPD,” Jelas ketua BPD Desa Pacar

BACA JUGA:  Mantan PJS Desa Pacar Tidak Punya Itikad Baik Terkait dengan Dokumen Desa

Sementara itu Thobias Tasong salah satu tokoh masyarakat Desa Pacar kepada media ini mengatakan bahwa berkaitan dengan administrasi berupa berkas  dokumen APBDES tahun 2018 hingga tahun 2021 yang tidak ada di kantor Desa bahwa Ia selaku masyarakat tentu mendesak PJS Desa Pacar untuk tetap meminta dokumen-dokumen  tersebut kepada mantan Penjabat sebelumnya untuk segera diserahkan ke kantor desa.

“Kami Masyarakat berharap agar PJS Desa Pacar untu terus meminta berkas dokumen tersebut kepada mantan PJS Desa Pacar untuk segera serahkan semua berkas tersebut ke kantor desa pacar dan bagaimana saja caranya karena tidak ada alasan untuk tidak menyerahkan semua dokumen Desa sehingga PJS  ataupun kepala desa berikut ketika dimintai penjelasan oleh masyarakat bisa memberi penjelasan dengan tuntas,” tutur Thobias.

Bersamaan dengan itu, Novan Guntur, salah tokoh muda Desa Pacar mengungkapkan hal serupa bahwa pengelolaan dana desa wajib diketahui oleh masyarakat, maka baliho infografis dan hal-hal lain juga mesti dipublikasikan, apalagi era keterbukaan informasi dijamin oleh konstitusi. Juga merupakan bagian dari akuntabilitas pejabat publik.

Penulis : Pedi