Yayasan Peduli Serempak Bangun Kandang Babi di Seluruh Daratan Flores

Ruteng, SorotNTT.Com-Kehadiran Yayasan Peduli, yang dimotori Agustinus Sarifin,S.Fil. MH, patut di apresiasi publik Flores dan Nusa Tenggara Timur.

Proses pembangunan kandang serempak diseluruh Flores Jumat, 17 Juni 2022, meyakinkan publik bahwa program Yayasan Peduli itu nyata dan bukan” hanya mimpi”.

Wujud apresiasi publik atas kehadiran program Yayasan Peduli ini berbeda ditiap wilayah.

Salah satunya Camat Aesesa, Yakobus Laga Kota, SH, yang hadir bersama para tokoh adat setempat, saat datang menghadiri launching Pembangunan Kandang Babi dari Yayasan Peduli di dusun 5, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Camat Aesesa, Yakobus Laga Kota,SH., yang dihubungi Wartawan, via telepon selular, jumat menyampaikan:
“Atas nama pemerintah dan masyarakat kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, saya sangat respek dengan gebrakan pemulihan ekonomi yang telah dicanangkan Peduli Foundation,” ungkap Laga.

BACA JUGA:  Dampingi Atlet Kempo di PON Papua ,Yeni Veronika: Mohon Doa dan Dukungan

Lebih lanjut, Alumni Seminari Mataloko ini, menambahkan kami hadir, sebagai bukti dukungan dan pengakuan Pemerintah dan masyarakat terhadap eksistensi Yayasan Peduli di bumi Flores.”

“Saya juga ingin mengundang Ketua Yayasan Peduli, agar datang ke kabupaten Nagekeo, untuk melihat dari dekat kondisi Masyarakat dan lahan-lahan tidur di wilayah ini, kami siap untuk memfasilitasi kehadiran pak Gusti dan berpartisipasi dalam kegiatan kelompok – kelompok peternak,” imbuh Laga.

Menurut Tim Management Yayasan Peduli kabupaten Nagekeo, Kasianus Sebho, yang di hubungi terpisah, melalui telepon selular, jumat (17/6), kepada media ini, menyampaikan : “Kehadiran Yayasan Peduli, memberikan angin segar serta harapan baru bagi masyarakat Nagekeo yang sudah lebih 1 tahun, babinya mengalami bencana virus Afrika (ASF) sehingga membuat masyarakat putus asa untuk memulai beternak babi karena ada rasa takut dan trauma.

BACA JUGA:  Anggota Polri Bakal Dilarang Konsumsi Minuman Keras dan Masuk Hiburan Malam

Hampir 90 persen masyarakat Nagekeo pelihara babi walaupun menurut mereka hanya sebagai pekerjaan sampingan, akan tetapi secara tidak langsung sudah menopang perekonomian keluarga.

Saya berharap, kehadiran Peduli Foundation membuat masyarakat lebih memahami sistem beternak babi yg lebih modern dan menguntungkan. Saya mengajak masyarakat Flores, agar kita tinggalkan cara beternak babi secara tradisional yang tidak produktif,” tandas Sebho.

Pembangunan kandang babi dilaksanakan secara serempak pada jumat (17/6) di seluruh daratan Flores, tersebar di Desa Watoone dan 3 desa lainya di Kabupaten Flores Timur, 4 kelompok di Desa Kebirangga Tengah, Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende, 2 kelompok di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa dan 1 kelompok di Desa Anakoli Kecamatan Wolowae, kabupaten Nagekeo, Kelompok Coco Sangge dan Kaweng, kecamatan Wae Ri’i, Kelompok Karot di Kecamatan Langke Rembong dan Kelompok Pagal, Kelurahan Pagal, kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Kelompok Mano, Kecamatan Lama Leda Selatan, Kompok Maras, Desa Golo Loni dan Kelompok Rebak, Desa Compang Loni, Kabupaten Manggarai Timur, serta Kelompok Nanga Limang, kecamatan Alok Barat, kabupaten Sikka, maupun kabupaten lainnya se-daratan Flores. (Titus)