“Kami sudah melihat langsung di lapangan, SPBU Reo selalu melayani konsumen dengan pembelian BBM menggunakan cerigen.
Pihak SPBU Juga memprioritaskan pelayanan pembelian menggunakan cerigen ketimbang kendaraan bermotor, sedangkan SPBU Konsumen akhirnya itu kendaraan bermotor,” imbuhnya.
Lebih lanjut Azam menambahkan pihak pertamina melakukan pembinaan kepada SPBU yang tidak sesuai SOP, akan tetapi apabila pihak SPBU tidak koperatif maka SPBU tersebut akan ditutup.
“Oleh karena itu untuk mengurangi penyimpangan kami putuskan, kami lakukan pembinaan, sehingga untuk sementara kami salurkan produk yang tidak bersubsidi yaitu Pertalite. Akan tetapi apabila pihak SPBU Tidak kooperatif maka SPBU tersebut akan kami tutup,” tegasnya.
Sementara itu pengawas lapangan SPBU Reo saat ditemui di tempat kerjanya pada 27/02/2020 membenarkan hal tersebut.
David Doko, Pengawas lapangan SPBU Reo, kepada awak media menyampaikan bahwa SPBU Reo sudah satu bulan terakhir tidak mendapat produk Premium.