Jika Masih Ada Korupsi, Dipastikan Investor Enggan Berinvestasi

Img 20211026 wa0025 8 jpg

Kupang, SorotNTT.Com-Dialog publik yang dilaksanakan TVRI dengan tema “Cegah Korupsi di Dunia Bisnis di Nusa Tenggara Timur” dengan narasumber Wakil Ketua KPK/Lili Pintauli Siregar bersama Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi (JNS) dan Wakil Ketua umum Kadin Provinsi NTT yang juga Wakil Ketua Komite Advokasi Daerah (KAD) Provinsi NTT/Bobby Lianto. Dialog publik tersebut dilaksanakan di studio TVRI kupang pada hari ini senin 25 Oktober 2021.

BACA JUGA:
Kepala Sekolah SMPN 2 Lamba Leda: Kurikulum Merdeka Belajar, Solusi Pendidikan dalam Mencapai Visi Indonesia 2045

Wakil Ketua KPK/Lili Pintauli Siregar dalam dialog tersebut menyampaikan bahwa korupsi akan membuat investor takut untuk berinvestasi serta tidak akan adanya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Dari data statistik KPK menunjukan bahwa yang tertinggi menjadi pelaku tindak pidana korupsi adalah para pelaku usaha. Maka dari itu KPK berpikir untuk turut menyentuh sektor badan usaha karena tidak hanya birokrat saja yang harus kita beri pemahaman tentang tindak pidana korupsi tetapi juga para pelaku usaha. Contohnya jika disebuah daerah Birokrasinya berbelit-belit dan perijinan tidak benar tentu akan berdampak pada investor yang akan menanamkan modal di daerah tersebut dan hal ini akan berdampak pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. Maka dari itu dua tahun lalu sudah di bentuk KAD atau Komisi Advokasi Daerah yang ada di daerah dan KAN atau Komisi Advokasi Nasional yang berada pada tingkat Nasional. Komite ini akan berfungsi sebagai forum komunikasi dan advokasi antara regulator dan pelaku usaha.”