Bayangan Yang Hilang

IMG 20191022 WA0030 01 jpeg webp

Saya tengah berjalan menyusuri jalan di depan kafe itu, tiba-tiba sebuah sepeda motor melintas. Saya mundur beberapa langkah ke belakang, takut terkena cipratan air yang menggenangi jalan raya. Tiba-tiba mata saya melihat gadis itu, saya menatapnya, dia pun balas memandangi saya hingga dia berlalu dari tempat itu. Kaki saya pun melanjutkan langkah ke depan. Ketika saya menoleh ke belakang, hal yang sama pun terjadi, kedua mata kami juga bertemu dan dia tersenyum.

BACA JUGA:  Tangisan Sang Anak Untuk Ayah yang Telah Tiada

Saya memandangnya dari belakang, postur tubuhnya perfect, kulitnya putih dan senyumannya yang tulus dan manis itu, membuat hati dan pikiran saya selalu tertuju padanya. Pakaiannya yang rapih, dan ditambah pula dengan jas almamater kampus yang dikenakannya semakin membuatnya terlihat begitu cantik.

“Ohhh! Ternyata dia mahasiswi semester akhir, dia telah menyelesaikan skripsinya. Ya…, tentunya dia akan kelihatan lebih cantik saat dia mengenakan pakaian wisudanya”, batin saya.

BACA JUGA:  Sesal dan Tobat

Hati saya masih terbayang akan pertemuan tadi, sayangnya sebentar lagi, dia akan tinggalkan kota ini. Saya baru kali ini melihatnya.